Jurnalis proPerubahan Apresiasi Kantin Edy Rahmayadi

Ketua Jurnalis proPerubahan Efendy Naibaho di Kantor Gubsu l Foto Sipa Munthe

fnews – Kebijakan luar biasa yang patut diapresiasi dan salut setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang telah mengangkat harkat martabat pedagang kaki lima dari atas parit ke ruangan representatif di Kantor Gubernur, persis di bagian belakang Jalan Kartini Medan.  Edy Rahmayadi, merelokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di samping Gedung Keuangan Negara Wilayah Sumut itu ke Kantin Kantor Gubsu, pekan lalu.

Untuk itu, jurnalis yang tergabung dalam wadah jurnalis proPerubahan, menyampaikan apresiasinya dalam bentuk surat ucapan terimakasih kepada Gubsu disampaikan Ketua Jurnalis proPerubahan, Efendy Naibaho didampingi Sipa Munthe, Koordinator Jurnalis proPerubahan Medan,  Selasa (22/02/2022), melalui Biro Umum Setdaprovsu.

Bacaan Lainnya

Surat ucapan terimakasih yang ditandatangani 17 jurnalis yang biasa mangkal di tempat PKL berjualan atau dikenal dengan sebutan Warkop Jurnalis Aspar itu, diterima Dian dan Ibra, staf Biro Umum Setdaprovsu. Mereka mengatakan akan segera menyampaikan surat ucapan terimakasih itu kepada ajudan Gubsu sembari membubuhkan stempel tanda terima surat.

Usai menyerahkan surat apresiasi itu, Efendy mengurai perjalanannya selama menjadi wartawan di banyak media cetak, baik lokal, nasional, maupun internasional, saat bertugas meliput di Sumut/Aceh dan Jakarta.

“Selama saya menekuni dunia jurnalistik di Sumut dan Aceh, dan Jakarta, sudah banyak bertemu dan melihat kebijakan Gubernur Sumatera Utara. Mulai Marah Halim Harahap, EWP Tambunan, Kaharuddin Nasution, Raja Inal Siregar, Tengku Rizal Nurdin, Rudolf Pardede, Syamsul Arifin, Gatot Pudjo Nugroho, Tengku Erry Nuradi, sampai Edy Rahmayadi, baru kali ini saya melihat kebijakan yang sangat berbeda,” urai wartawan yang sudah senior di Sumut ini.

Kebijakan yang sangat berbeda itu, sambungnya, para PKL direlokasi ke kantin Kantor Gubsu yang baru selesai dibangun dan gratis selama setahun dengan fasilitas lengkap seperti toilet dan lainnya. Kami ngga pernah bermimpi atas kebaikan Pak Edy, ujar salah seorang pedagang yang jualan kopi enak.

Sengaja saya datang jauh-jauh dari Pangururan, Samosir, dari Kantor Pusat Jurnalis proPerubahan, untuk melihat lokasi kantin ini. Ternyata sangat baik dan sangat eksklusif. Apalagi di masa pandemi Covid ini dimana banyak masyarakat kita yang mengalami kesulitan ekonomi. Makanya saya terpanggil menginisiasi ucapan terimakasih ini kepada Gubsu Edy Rahmayadi,” pungkasnya.

Wajar jika kantin ini yang namanya Kantin Bersama, kita tabalkan saja menjadi Kantin Edy Rahmayadi”, ujar Naibaho, yang sudah puluhan tahun menggeluti dunia jurnalistik dan pernah menjadi pembantu lepas di The Jakarta Post, Majalah Tempo dan lama di Harian SIB, BSF, Sentana, Persada, Batak Pos dan memimpin Mingguan Fokus Informasi, Radio Soeara Pusuk Buhit dan berbagai online pasca reformasi seperti formatnews, pusukbuhit.com, bataknow dan lainnya. sun – en

Pos terkait