fnews – Rumah Adat Batak Toba merupakan rumah adat tradisional yang memiliki umur ratusan tahun yang masih kokoh berdiri dan sering disebut Rumah Bolon. Rumah Adat Batak Toba memiliki arsitektur yang unik dengan atap yang simetris dan bentuknya mirip seperti perahu ( solu ) pola bangunan yang kongruen. Seni yang tinggi , Warisan Budaya yang agung dari leluhur.
Rumah Adat Batak Toba memiliki prinsip- prinsip bangunan yang tahan terhadap (hali suksung) gempa bumi, berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung, biasanya dihuni 4 – 6 orang yang dihuni keluarga bersama sama.
Gaya panggung ini sengaja dibuat memiliki Kolong ( Tombara ) untuk menghindari serangan binatang – binatang buas. Dan Kolong ( Tombara ) rumah juga difungsikan sebagai kandang bagi hewan peliharaan seperti Babi, Ayam, maupun Kerbau ( Horbo ).
Bila hendak memasuki ke dalam Rumah Adat Batak / Rumah Bolon, harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, terpaksa menunduk masuk karena pintu rumahnya yang sedikit pendek. Mengapa demikian ?
Pintu Rumah Adat Batak memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis dianggap menghargai tuan rumah.
Rumah Adat Batak sebagai Jati Diri Batak Yang Berbudaya agung dan luhur. Bonapasogit adalah Anugerah l
Cintailah Budayamu l Cintailah Bangsamu l Bangsa Yang Berbudaya..
Revitalisasi Rumah Adat Batak telah selesai dilakukan dan sudah diresmikan Presiden Ir Joko Widodo and Thank you so much for Menteri Maritim dan Investasi Jenderal Luhut Binsar Panjaitan.
Apreciate #PresidenJokowi & #LuhutBinsarPandjaitan yang memberikan Hati dan Pikiran Full untuk Pengembangan Destination Wisata di Kawasan Danau Toba, Doa Terbaik untuk Pemimpin Bangsa Republik Indonesia. Horas….Horas…..Horas l Samosir Island l Liebe❤❤❤❤❤
Dra Murniati Tobing, M.Si.
