formatnews.id – Proyek Jembatan Tano Ponggol di Pangururan, Samosir, diharapkan bisa selesai November tahun ini karena pembebasan lahan di kawasan proyek tersebut masih terus berproses. “Kami sedang berupaya untuk pemindahan makam yang terkena”, demikian Pjs Sekda Samosir Hotraja Sitanggang dalam konferensi pers Setahun Vandiko Gultom – Martua Sitanggang di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (26/4).
Sedang Gedung Perpustakaan di sebelah Rumah Dinas Bupati Samosir di Tajur, diharapkan dalam waktu dekat bisa diresmikan. Kita juga rindu ada perpustakaan, ujar Hotraja. Masalahnya, masih ada lemari dan buku – buku. Namun, untuk rumah dinas bupati, tidak bisa dijawab karena terkait langsung dengan bupati.
Proyek Jembatan Tano Ponggol sekarang ini sedang giat-giatnya dikerjakan. Tiang-tiang pancang terus dipasang. Terusan Tano Ponggolnya sendiri terlihat sudah selesai tapi air danaunya yang dulunya bisa mengalir leluasa sekarang tidak bisa lagi.
Mengenai perbaikan saluran atau trotoar di Pasar Pangururan, juga sedang dikerjakan namun beberapa warga masih ada mengeluh karena tidak cepat dikerjakan di halaman rumah masing-masing. Terkait semen trotoar yang dibongkar dan dinilai masih kuat dan bagus, belum diketahui untuk apa peruntukannya.
Yayasan Pusuk Buhit pekan lalu sudah mengirim permohonan kepada Bupati Samosir Vandiko Gultom agar dihibahkan untuk dijadikan tangga seribu di tiga titik jalan masuk ke Pusuk Buhit. ***
Efendy Naibaho
