RE Nainggolan dan Mangindar Simbolon Dukung HKBP dan Pemkab Benahi RS Nainggolan

Pengurus Yayasan Kesehatan HKBP Sanco Simanullang dan Istri br Simanjuntak mengapit Mantan Bupati Samosir-Mangindar Simbolon, di Caldera Nomadic, belum lama ini.

formatnews.id – Medan-Sumut : Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr RE Nainggolan mendukung gagasan dan rencana Pengurus Yayasan Kesehatan HKBP bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mengembalikan kejayaan Rumah Sakit HKBP Nainggolan. “Kami sangat mendukung rencana besar itu. Kita doakan, semoga mendapatkan yang terbaik, ” jelas birokrat tulen yang juga mantan Bupati Tapanuli Utara dan Sekretaris Daerah Dairi.

Pria yang pernah menyabet penghargaan sebagai Tokoh Keberagaman Sumatera Utara dari Forum Komunikasi Umat Beragama (2011) ini mengajak semua pihak, termasuk Pemkab Samosir dan para perantau dan semua pihak untuk terlibat memberi perhatian dan dukungan. “terhadap kembalinya kejayaan rumah sakit yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Samosir, jelas harus didukung,” beber RE Nainggolan.

Bacaan Lainnya

“Zaman saya aktif di Pemerintahan, masih terpampang di prasasti RS itu. Saya imbau, Ayo kita bersatu . Saya yakin dengan kebersamaan dan semangat, akan segera terbangun kembali,” imbuh mantan Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kepala Bappeda Sumatera Utara itu.

Hal itu disampaikan kepada pengurus Yayasan Kesehatan HKBP Sanco Simanullang sebagaimana keterangannya di Medan, Minggu (24/07/2022).

Sementara Mantan Bupati Samosir 2 periode sejak 2005, Mangindar Simbolon, juga memberi dukungan yang sama. Tidak mudah mengembalikan kejayaan rumah sakit ini, namun kalau kompak tidak mustahil segera terwujud. “Kita sangat mendukung dan bangga kepada pengurus Yayasan Kesehatan HKBP yang terus bergerak ,” ujar Mangindar.

RS HKBP Nainggolan, sebut Mangindar, memiliki jejak historis yang mengakar kuat dalam pelayanan kesehatan di Pulau Samosir. Hanya saja, saat ini perlu dikembangkan lagi sinergitas seluruh pihak dalam menata ulang sejumlah pendukung.

Sisi diagnostik, sisi layanan kesehatan, dokter spesialisnya, alat-alat kesehatannya dan kecanggihan alat teknologi informasi khusunya bidang kesehatan. “Semua pihak, harus kompak. Ikutlah mendorong agar revitalisasi rumah sakit ini segera terwujud,” ungkap Mangindar.

Sebelumnya dalam rapat internal secara daring, Rabu (06/07/2022) Pengurus Yayasan Kesehatan HKBP mengajak Pemerintah dan warga bahu membahu membenahi Rumah Sakit HKBP Nainggolan. Hingga saat ini, HKBP memiliki 2 rumah sakit yaitu berlokasi di Balige Kabupaten Toba dan di Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir.

Keadaan Rumah Sakit HKBP Nainggolan di Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir Sumatera Utara, saat ini beroperasi kurang optimal. Kendati berdiri sejak awal tahun 1900-an dan sempat jaya sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat di kawasan Danau Toba, namun keadaaan rumah sakit bersejarah ini cukup memprihatikan.

Sedangkan fasilitas hanya seadanya, ditambah belum adanya dokter jaga. Namun, semenjak dilantik 2 tahun silam Yayasan Kesehatan terus melakukan gebrakan membenahi rumah sakit dan klinik serta Akper milik HKBP.

Ketua Yayasan Kesehatan HKBP Letjen Purnawirawan Hinsa Siburian dalam arahannya mengungkapkan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan seluruh pihak untuk membenahi ulang rumah sakit bersejarah tersebut.

Apalagi, kawasan Danau Toba di Sumatera Utara masuk sebagai satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP) oleh Kemenparekraf . “Selain kebutuhan medis untuk lokal, Rumah sakit ini penting bagi para wisman ,” jelas Hinsa dalam keterangan sebelumnya Kamis (07/07/2022). ***

Efendy Naibaho

Pos terkait