formatnews.id – Puluhan ulubalang dari 9 kecamatan di Samosir selama empat hari mengikuti pelatihan di Sipinggan, Nainggolan, Samosir, persisnya sejak Senin – Kamis (22 – 25/08) yang dibuka Bupati Samosir diwakili Kasi. Pemerintahan Kecamatan Nainggolan, Sichmen Pandiangan.
Pandiangan menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ulubalang ini. Saat ini, Kabupaten Samosir sedang fokus dan konsen pada pembangunan sektor pariwisata yang muaranya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Maka, peran ulubalang diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus menciptakan rasa kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.
“Ulubalang harus menjadi sosok teladan, dimana keteladanan itu harus dimulai dari diri sendiri. Saya berharap setelah dibentuk ulubalang ini nantinya, akan ada peningkatan grafik kenyamanan dan ketertiban masyarakat di Samosir”, ujarnya.
Pelatihan yang diinisiasi Partungkoan Adat Samosir (PAS) ini, yang didalamnya terdapat Majelis Adat Samosir, Dewan Adat Samosir dan Lembaga Adat Samosir, tanpa dihadiri Bupati Vandiko maupun Kadis Pariwisata Samosir.
Ketua Panitia Pelaksana Mangiring Naibaho menjelaskan, pelatihan ini salah satu dari program prioritas dari program kerja Lembaga Adat Samosir 5 tahun ke depan, pasca dilantik Bupati Samosir pada 19 Oktober 2021 lalu dan berbasis anggaran dari Penkab Samosir berupa hibah sebesar Rp 300 juta.
Perekrutan sekaligus pelatihan ulubalang ini adalah bentuk dukungan kepada pemerintah daerah, dimana Samosir sudah ditetapkan menjadi Daerah Pariwisata Super Prioritas oleh Pemerintah Pusat, maka ulubalang diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung di lokasi objek wisata yang ada.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum Lembaga Adat Samosir, Martua Simbolon yang mengharapkan peran ulubalang nantinya bisa maksimal dalam pelayanan pariwisata secara khusus menopang keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menjadi ujung tombak di situs/objek wisata di Samosir.
Hari pertama pelaksanaan pelatihan ini, panitia menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, Sinta Mauli Agnes Tamba, SH, MKn (Ketua Bidang Organisasi PAS), Petrus Nainggolan (Pemerhati adat dan budaya Batak yang sengaja datang dari Singarajam Bali) dan memaparkan rinci pecalang di Bali dan ulubalang di Tanah Batak, Jaubung Malau (Ketua Bidang Hukum Adat, Patik dan Ugari), Harry Bos Sidabutar pelaku wisata dari Tomok dengan gaya kocaknya dan berhasil memukau peserta pelatihan maupun Sitanggang, purnawirawan Polri dan Sepwan Sinaga (Pegiat Budaya Batak). ***
Dalam perbincangan lepas yang dilakukan Efendy Naibaho, salah seorang peserta pelatihan dari Siogung-ogung, Pangururan, bersama Batahan Siringo-ringo, anggota DPRD Samosir (Fraksi Nasdem), Mangiring Naibaho, juga Ketua Punguan Raja Naibaho, Samosir dan Melanie Butar-butar, praktisi wisata dan Petrus Nainggolan, diharapkan usai pelatihan akan dikukuhkan Komunitas Ulubalang Samosir dan penopang lainnya seperti pembentukan Koperasi Ojek Samosir.
Diharapkan peran ulubalang yang pernah juga digagas Kapolres Samosir beberapa tahun yang lalu, selain menjadi pemandu wisata yang handal juga sebagai ulubalang yang ikut berperan dalam pemantapan kamtibmas di Samosir. ***
Efendy Naibaho
