JAM Pidsus Kejaksaan Agung Bertemu dan Berdiskusi dengan Firman Jaya Daeli

Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H. bertemu dan berdiskusi bersama dengan Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Firman Jaya Daeli yang juga mantan Tim Perumus UU Kejaksaan. Pertemuan diskusi berlangsung pada awal Mei 2024, di ruang kerja JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI, Jaksel, Jakarta, Indonesia.

formatnews.id – Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H. bertemu dan berdiskusi bersama Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Firman Jaya Daeli yang juga mantan Tim Perumus UU Kejaksaan. Pertemuan diskusi berlangsung pada awal Mei 2024, di ruang kerja JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI, Jaksel, Jakarta, Indonesia.

Dalam kesempatan bertemu dan berdiskusi tersebut, JAM Pidsus Pidsus Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H. didampingi dan ditemani sebelumnya oleh Sekretaris JAM Pidsus Dr. Andi Herman (mantan Kepala Kejaksaan Tinggi/Kajati Maluku Utara dan Kajati Jateng), Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI Kuntadi, Direktur Pelanggaran HAM Berat pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI Pathor Rahman (mantan Kajati NTT dan Kajati Kalteng).

Bacaan Lainnya

JAM Bidang Pidsus Kejaksaan Agung RI Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H., adalah Pejabat Struktural Kejaksaan Agung RI dengan jabatan struktural setara dengan Jenderal Bintang Tiga. Pernah menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan posisi jabatan setara dengan Jenderal Bintang Satu ; menjadi Wakajati DKI Jakarta, menjadi Kajati Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan posisi jabatan setara dengan Jenderal Bintang Dua ; menjadi Direktur Penuntutan pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI ; menjadi Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI ; kemudian menjadi Kajati DKI Jakarta. Kini menjadi JAM Bidang Pidsus Kejaksaan Agung RI dengan posisi jabatan setara dengan Jenderal Bintang Tiga.

Konstruksi, substansi, dan narasi pertemuan informal dan dialog diskusi bernarasikan dan berintikan pada pembangunan dan penguatan eksistensi, posisi, dan orientasi institusi Kejaksaan. Intisarinya adalah yang diperankan dan dikembangkan oleh jajaran JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI untuk menguati dan memaknai Kejaksaan dan Indonesia.

Sebuah dan serangkaian pembangunan yang berhakekat pada Penegakan Hukum yang Berkeadilan dan Berkemanusiaan. Kemudian pada percepatan kualitas pencapaian Keadilan, Kemakmuran, dan Kesejahteraan Indonesia. ***

Efendy Naibaho

Pos terkait