Wong Cilik Pantas Sitindaon, Membangun Samosir dari Desa

Pantas Sitindaon di Situs Namboru Sinaitang

formatnews.id – Kehadiran Pantas Sitindaon manerser gabe parhobas di Kabupaten Samosir,  tidak terlepas dari panggilan mata hatinya  untuk berbakti meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dorongan hati ini tambah bersemangat untuk mempertahankan yang terbaik, memperbaiki kelemahan sistem tata kelola pemerintahan yang harus transparans dan adanya beberapa kebijakan yang disoroti masyarakat termasuk pengangkatan pejabat struktural, demikian Horasman Sitohang, seorang warga Samosir dan Pemerhati Samosir dalam perbincangan dengan formatnews, pekan ini.

Juga dalam berbagai postingannya di media sosial, Horasman meyontohkan terkait  pejabat, yang terlihat seperti dari pergantian Sekda. Pantas Sitindaon juga ingin memperbaiki sistem pelayanan wisata terutama Wisata Kuliner yang lebih tertata dan lebih ramah supaya bisa menambah daya tarik wisatawan yang ingin berkunjung ke Kabupaten Samosir.

Bacaan Lainnya

Jika dilaksanakan tentu akan bisa meningkatkan pendapatan para pedagang, pengusaha penginapan apakah itu hotel, villa, home stay dan PAD Kabupaten Samosir pun dengan sendirinya akan ikut meningkat.

Horasman menyebutkjan dengan melakukan sistim layanan kesehatan yang cepat dan tepat,  agar kesehatan warga semakin terjamin.

Ternmasuk meningkatkan taraf hidup para petani dengan memperbaiki saluran irigasi, pembuatan embung/bendungan, mengusahakan mengalirkan air dari aliran sungai yang ada di Kabupaten Samosir agar bisa semakin mencukupi kebutuhan air bersih dan kebutuhan air sawah Karena mayoritas warga Samosir hidup dari bertani/berkebon.

Semoga niat baik dan tulus ikhlas Pantas Sitindaon, ujar Sitohang,  mendapatkan kesempatan dari PDIP Kabupaten Samosir dengan memberikan rekomendasi dan mendapatkan dukungan dari warga masyarakat, mendapatkan restu dari Tuhan, karena Pantas Sitindaon tidak berambisi, namun optimis bahwa kesempatan itu ada untuk berbakti.

Bersama Pantas Sitindaon boru Sirait, tingkat pendapatan seluruh warga masyarakat Kabupaten Samosir akan semakin meningkat dan semakin sejahtera, sehingga bisa terealisasi Visi Misi Menuju Samosir Baru Yang Beradat Serta Sejahtera.

Visi Misi Pantas Sitindaon sendiri adalah,

VISI : “ MENUJU SAMOSIR BARU YANG BERADAT SERTA SEJAHTERA”.  DALAM MENCAPAI VISI TERSEBUT ADANYA MISI, MELALUI PROGRAM UNTUK
MEREALISASIKANNYA.

I. SAMOSIR SEBAGAI DAERAH AGRARIS, PENDUDUKNYA 85% PETANI, SEBAGIAN LAGI ASN, PEDAGANG MAUPUN WIRAUSAHA

II. SAMOSIR SEBAGAI DAERAH PARIWISATA ; NEGERI KEPINGAN SORGA

AD. I. SEBAGAI DAERAH PERTANIAN DIBUTUHKAN :
1. Pembangunan Saluran air.
2. Ketersediaan Pupuk.
3. Peralatan pertanian yang semi modern.
4. Adanya bibit yang cukup.
5. Pemasaran hasil Pertanian yang jelas.

Bila hasil Pertanian para Petani meningkat sudah pasti tingkat kehidupan meningkat dan diusahakan menjadi Swasembada pangan

AD. II. SEBAGAI DAERAH PARIWISATA NEGERI KEPINGAN SORGA.
1. Membuka dan mempublikasikan daerah-daerah Wisata yang belum tersentuh.
2. Membuka Sarana dan Prasarana mendukung Pariwisata.
3. Memberikan Pelatihan pada Masyarakat tentang arti dan manfaat Pariwisata.
4. Menggandeng Investor serta memanfaatkan Peningkatan Peran UKM.

III. MENGUTAMAKAN SKALA PRIORITAS DALAM KEBUTUHAN MASYARAKAT YANG URGENT.

IV. ADANYA EVALUASI ATAS PELAKSANAAN PROGRAM KERJA YANG TERBUKA, TRANSPARAN SERTA MENERIMA SETIAP PERMASALAHAN MASYARAKAT DARI SETIAP DESA DAN MEMBERIKAN SOLUSI/PENYELESAIAN YANG TEPAT.

V. PENINGKATAN JIWA MEMBANGUN SECARA SOLIDARITAS MELALUI PERADABAN ADAT DALIHAN NATOLU SEBAGAI HUKUM ADAT DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT

VI. PROGRAM KERJA DARI TAHUN KE TAHUN DIEVALUASI SEHINGGA PADA TAHUN KELIMA SUDAH MENCAPAI HASIL MASYARAKAT SEJAHTERA BERMARTABAT DAN BERADAT.

POINT-POINT PROGRAM KERJA :
1. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur;
2. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba;
3. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas;
4. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
5. Melanjutkan pembangunan infrastruktur desa, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan menyediakan rumah murah bersanitasi baik untuk yang membutuhkan;
6. Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus TBC 50 persen dalam lima tahun dan meningkatkan peralatan rumah sakit yang lengkap berkualitas serta menambah tenaga medis.
7. Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, dan tenaga Kesehatan).

PROGRAM PRIORITAS :

1. Mencapai swasembada pangan, energi, dan air;
2. Reformasi politik, hukum, dan birokrasi;
3. Pemberantasan kemiskinan;
4. Menjamin tersedianya pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat, peningkatan BPJS
Kesehatan dan penyediaan obat untuk rakyat;
5. Menjamin pelestarian lingkungan hidup;
6. Penyempurnaan sistem penerimaan negara;
7. Pencegahan dan pemberantasan korupsi;                                                                                                                                    8. Pencegahan dan pemberantasan narkoba;
9. Penguatan pendidikan, sains dan teknologi, serta digitalisasi;
10. Penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, anak, serta Penyandang disabilitas;
11. Menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani;
12. Melanjutkan pemerataan ekonomi, penguatan UMKM.
13. Memastikan kerukunan antar umat beragama, kebebasan beribadah, dan perawatan rumah ibadah
14. Pelestarian seni budaya, peningkatan ekonomi kreatif, dan peningkatan prestasi olahraga. ***

Efendy Naibaho

Pos terkait