Manarsar Simbolon Semakin di Depan, Merakyat dan Terbuka

Manarsar Simbolon, ketiga dari kiri di Kode Setteng

formatnews.id : Merakyat dan terbuka, itu kesan pertama sosok Manarsar Simbolon dalam pertemuan Sabtu (20/07) pagi di Kode Setteng Sinurat, di depan Gereja Bolon HKBP Simpang Empat,  Pangururan bersama tim-nya yang dipimpin Harisma Simbolon.  Dari hasil perbincangan ngopi bareng itu,  terdeteksi Manarsar Simbolon semakin di depan untuk mendampingi Bupati Vandiko Gultom sebagai wakil di Pilkada 2024 ini.

Perjalanan panjang Manarsar Simbolon, SH, kelahiran Medan, 28 Maret 1962 dan warga Rawalumbu, yang ber-tagline VandikoBersinar, artinya, Vandiko Gultom Bersama Manarsar Simbolon, di hari pertama sosialisasinya, Minggu, 14 Juli 2024, dimulai dengan dalam perjalanan menuju Silangit dari Bandara Halim Perdana Kusuma.

Bacaan Lainnya

Manarsar didampingi Jefry Simbolon dengan pesawat Citilink jam 06:45 dan tiba di Bandara Internasional Silangit jam 09:00. Kedatangan Manarsar Simbolon dan timSB disambut hangat warga dan tokoh di  Wilayah Toba. Agenda pertama dan timSB adalah mengikuti ibadah di Gereja Katolik Santo Kristoforus Siborong-borong.

Secara kebetulan di gereja tersebut sedang kedatangan Pastor Yanuarius Berek, SVD. Karenanya Manarsar Simbolon meminta agar didoakan olehPastor Yanuarius Berek agar niat baik menjadi pemimpin di Samosir dilancarkan.

Selama sosialisasi, Manarsar Simbolon tetap didampingi 2 orang tim. Satu dari Jakarta yaitu Jefry Simbolon dan yang satu dari Asahan, Sawaludin Simbolon. Kedua orang ini yang akan terus mendampingi Manarsar sepanjang melakukan sosialisasi di Samosir.

Usai beribadah, Manarsar Simbolon dan Tim SB diundang makan siang bersama oleh tokoh-tokoh marga Wilayah Toba di sebuah rumah makan di Siborong-Borong. Pada kesempatan ini pun Manarsar Simbolon menyampaikan niat baiknya untuk maju sebagai wakil bupati bersama Bupati Vandiko Gultom dan meminta agar didoakan agar niat baik ini berjalan dengan lancar. Tim SB melanjutkan perjalanan menuju Pangururan dan mampir di salah satu kedai di daerah Tele milik keluarga Situmorang.

Di kedai inilah pertama kalinya agenda sosialisasi mengenai niat baik Manarsar Simbolon ingin maju sebagai calon wakil bupati untuk mendampingi Vandiko disampaikan. Sosialisasi ini mendapatkan sambutan yang baik dari pemilik kedai tersebut. Harapan dari pemilik kedai adalah bila Manarsar Simbolon nanti terpilih sebagai wakil Vandiko dan terpilih sebagai wakil bupati Samosir kelak agar pengadaan bibit dan pupuk tetap stabil dan konsisten di wilayah Partungko Na Ginjang.

Selesai dari kedai keluarga Situmorang, Manarsar Simbolon dan TimSB melanjutkan perjalanan menuju Pangururan sambil meninjau lokasi di mana balihoSamosir Bersinar di pasang di jalur Tele – Pangururan. Setibanya di Pangururan, lokasi pertama yg dituju adalah kediaman Pahala Tua Simbolon. Kedatangan Manarsar Simbolon dan Tim SB ke kediaman Pahala Tua adalah menyampaikan maksud dan tujuan datang ke Samosir dengan niat untuk menjadi calon wakil Vandiko. Kedatangannya disambut baik dan Pahala juga menginformasikan syarat-syarat apa saja yang menjadi perhartian dari Vandiko.

Setelah beranjak dari kediaman Pahala Tua, Manarsar Simbolon dan TimSB melanjutkan agenda sosialisasi dimulai dari rumah warga di Pangururan. Rumah pertama yang didatangi adalah rumah keluarga Togarma Naibaho dimana d isana adaNy. Naibaho br Rumapea dan Arifin Naibaho.

Kemudian Manarsar Simbolon dan TimSB melanjutkan sosialisasi di Laponta milik keluarga Naibaho di belakang Gereja Bolon. Di Lapo ini akan diatur pertemuan dengan beberapa simpatisan yang akan mendukung niat baik Manarsar Simbolon sebagai bakal calon wakil Bupati Samosir.

Tanpa mengenal lelah, sosialisasi hari kedua (Senin, 15 Juli 2024), masih pagi, pukul 06.00, Manarsar Simbolon & Tim SB mengikuti misa pagi di Gereja Katolik Santo Mikael Pangururan yang dipimpin Pastor Julius Simatupang.

Kepada Pastor Julius, Manarsar Simbolon minta didoakan agar niat baiknya dituntun dan disertai Tuhan.

Lalu agenda pertama di hari kedua ini adalah sarapan pagi di Kedai Mie Gomak Jagal di Jalan FL Tobing. Di kedai
ini secara tidak sengaja, rombongan Manarsar bertemu dengan rombongan Buntora Situmorang yang juga sedang sarapan pagi di kedai tersebut. Sehingga Pak Manarsar Simbolon melakukan sosialisasi terkait rencananya sebagai bakal calon wakil bupati Samosir mendampingi Vandiko.

Setelah selesai berbincang dengan Buntora Situmorang, rombongan Manarsar berpindah lokasi ke kedai milik keluarga Sinurat di seberang Gereja Bolon untukmelanjutkan sosialisasi. Di kedai ini Manarsar Simbolon bertemu banyak warga yang sedangsarapan, bahkan secara tidak sengaja juga bertemu dengan salah satu bakal calon wakil bupati, Josmar Naibaho.

Di momen ini Manarsar dan Josmar bersepakat untuk mengadakan pertemuan dengan semua bakal calon bupati di Palito Coffee Shop di area Water Front City,  Pangururan. Setelah selesai dari kedai Sinurat, rombongan Manarsar melanjutkan sosialisasi di Toko Obat Parsitabu dan kediaman keluarga Naibaho di daerah Siagian.

Setelah beranjak dari kediaman keluarga Naibaho, Manarsar Simbolon dan TimSB melakukan pertemuan dengan Pengurus PSBI Wil. Samosir di RM Sinurat daerah Sampean untuk memberitahukan maksud dan tujuan kedatangan ke Samosir. Dalam pertemuan ini Manarsar meminta dukungan moril dari tokoh-tokoh Samosir
agar dapat mendukung secara penuh sebagai bakal calon wakil bupati di Samosir.

Niatan ini mendapat sambutan yang baik dari seorang tokoh, Victor Simbolon Harapan yang disampaikan jika Manarsar terpilih jadi wakil bupati Samosir nantinya, agar lebih memperhatikan warga Samosir, membuka lahan pekerjaan bagi masyarakat, lebih memperhatikan peningkatan SDM dibandingkan infrastruktur.

Dalam hal ini tokoh-tokoh tersebut akan mendukung Manarsar Simbolon mendampingi Vandiko. Setelah pertemuan,  rombongan menuju lokasi pertemuan dengan para bakal calon wakil bupati di Pangururan. Namun dalam perjalanan sambil meninjau lokasi baliho dan berfoto dengan warga sekitar baliho terpasang. Saat rombongan Manarsar tiba di Palito Coffee Shop, di sana sudah ada rombongan dari Ariston Sidauruk, sehingga mereka berbincang sambil menunggu kedatangan balon wabup yang lain.

Pertemuan ini dihadiri 5 bakal calon wakil bupati, di antaranya Juang Sinaga, Ariston Sidauruk, Josmar Naibaho, Manarsar Simbolon dan Rosinta Sitanggang. Pada pertemuan ini disepakati bersama oleh para balon wabup bilamana siapapun yang akan dipilih Vandiko nantinya harus tetap saling mendukung dan jangan saling menyerang.

Pukul 06.00,  Manarsar Simbolon & Tim SB kembali mengikuti kegiatan misa pagi di Gereja Katolik Santo Mikael Pangururan dipimpin Pastor Valent Sihotang. Kepada Pastor Valent juga, Manarsar minta didoakan agar Tuhan menyertai niat baiknya bagi Samosir.

Setelah selesai misa, rombongan Manarsar sarapan pagi di kedai keluarga Manik boru Simbolon di Jalan Nahum Situmorang. Di kedai ini Manarsar melakukan sosialisasi kepada warga yang juga sarapan di kedai tersebut, setelah itu Manarsar berangkat menuju Desa Simbolon Purba di KecamatanPalipi untuk bertemu warga di sana.

Pertemuan ini dihadiri 25 warga Desa Simbolon Purba, dimana mereka menyampaikan aspisari mereka terkait Desa Simbolon Purba. Mereka mengharapkan dibangunnya pipa saluran air bersih di desa mereka, karena air dari Danau Toba kurang maksimal hasilnya.

Mereka berharap didirikannya penampungan air bersih di dolok dan perawatan dari saluran pipa harus lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah. Pemerintah juga diharapkan mempehatikan kondisi jalanan yang rusak dikarenakan banyaknya aktivitas kendaraan besar dan alat berat yang melewati jalur di desa mereka. Juga agar pemda mempehatikan pengadaan pupuk dan bibit bagi masyarakat. Harapan warga juga bila Manarsar Simbolon terpilih menjadi calon wakil Bupati mendampingi Vandiko, beliau mengadakan makan bersama di Desa Simbolon Purba.

Dari desa Simbolon Purba, rombongan Manarsar melakukan sosialisasi lanjutan di beberapa rumah warga di Kecamatan Palipi dan juga peninjauan lokasi pemasangan baliho Samosir Bersinar. Rombongan Manarsar juga berkunjung ke kediaman mantan Camat Palipi, Pak Marbun boru Sinaga.

Pada sosialisasi tersebut, Pak Marbun menjanjikan pada sosialisasi tahap 2 nanti, beliau akan mengajak Manarsar bertemu dengan Marga Sinaga di daerah sana. Setelah itu rombongan Manarsar menuju Pasar Mogang untuk melakukan sosialisasi pada warga masyarakat yang sedang melakukan aktivitas jual beli. Di sana Manarsar Simbolon menyapa semua warga dan juga belanja dan makan siang di sana.

Tidak lupa juga bertemu salah satu tokoh di sana memperkenalkan diri. Banyak tanggapan positif dari warga Pasar Mogang ketika bertemu dengan Manarsar, walau ada juga warga yang acuh dengan kehadiran Manarsar sekalipun Manarsar secara langsung memberikan jabat tangan dengan warga tersebut.

Dari Pasar Mogang, rombongan Manarsar menuju Nainggolan untuk bertemu beberapa tokoh di sana. Manarsar pun mendapat sambutan yang baik dan mereka akan mendukung niat baik Manarsar.

Setelah itu rombongan Manarsar kembali ke Pangururan dan bersantai di salahsatu foodcourt di depan Water Front City Pangururan sambil berbincang dengan beberapa orang terkait tujuan dari Manarsar Simbolon.

Sosialisasi berikutnya, Rabu, 17 Juli 2024), Iim SB bertambah 1 orang dari Jakarta,  Sintua Fonda Haldes Simbolon yang akan mendampingi Manarsar selama di Samosir. Seperti hari-hari sebelumnya, di pagi hari, Manarsar selalu melakukan misa harian di Gereja Katolik Santo Mikael Pangururan.  Misa dipimpin Pastor Valent Sihotang, namun yan g berbeda dari misa kali ini adalah, Pastor Valent Sihotang memasukan rencana baik Manarsar Simbolon ke dalam doa umat tanpa ada permintaan khusus dari Manarsar Simbolon. Hal ini membuat kaget sekaligus senang Manarsar Simbolon.

Di hari keempat ini, rombongan Manarsar sarapan di Gianno Resto dan menyapa warga yang juga sarapan di resto tersebut. Setelah itu Manarsar Simbolon menyambut kedatangan rombongan pendoa dari Medan di Hotel Vantas Parbaba.

Rombongan pendoa ini datang ke Samosir dengan tujuan untuk mendukung Manarsar Simbolon di dalam doa. Setelah itu rombongan Manarsar makan siang di Resto Gulasa di Terminal Onan Baru dan menyapa warga yang ada di resto tersebut.

Hari berikutnya, seperti biasa, pada pagi hari, Manarsar melakukan misa harian di gereja yang dipimpin oleh Pastor Valent Sihotang. Hari ini tanpa disengaja, Manarsar mendengar ada salahsatu frater yang berulang tahun hari itu, sehingga Manarsar berinisiatif memberikan hadiah terhadap frater tersebut. Setelah ibadah, rombongan Manarsar melakukan jalan pagi di sepanjang jalur Water Front City dan menyapa warga yang juga sedang beraktivitas di sana.

Sekali lagi tanpa direncanakan, rombongan Manarsar bertemu salah satu pendeta dari GBI di Pangururan dan beliau menyampaikan niat untuk datang ke gereja tersebut untuk berdoa di sana. Setelah jalan pagi, rombongan Manarsar sarapan pagi bersama rombongan pendoa dari Medan sebelum sama-sama berangkat menuju Ronggur ni Huta. Sebelum melanjutkan perjalana menuju Ronggur ni Huta, rombongan Manarsar berkunjung ke gereja GBI untuk berdoa.

Setiba di Ronggur ni Huta, rombongan Manarsar melakukan doa di rumah dimana Manarsar Simbolon dilahirkan dan dibesarkan. Lalu berziarah di makam orang tua dan leluhur dari Manarsar Simbolon.

Setelah itu rombongan Manarsar melanjutkan sosialisasi di beberapa rumah warga di sana.Pada tengah hari rombongan Manarsar kembali ke Pangururan dan melanjutkan sosialisasi di daerah Simbolon dan bertemu dengan kurang lebih 25 orang, dimana aspirasi mereka bila Manarsar Simbolon menjadi wakil bupati mendampingi Vandiko adalah terkait bibit dan pupuk, terutama bibit jagung dan padi, masalah putusnya tali air menjadi perhatian. Perhatikan juga masalah pertanian dan para petaninya terutama masalah tali air.

Diharapkanjuga setelah menang, agar bupati ataupun wakilnya melakukan kunjungan yang rutin ke masyarakat, terutama wilayah Simbolon. Agar pemerintah juga menempatkan petugas yang dapat mengelola tali air di Simbolon.

Terkait calon pemimpin bagi Samosir, warga Simbolon lebih melihat terhadap skill dari calon pemimpinnya, bukan soal berapa dana yang mereka berikan untuk warga. Pemerintah juga diharapkan memperhatikan hutan sekitar Samosir agar hewan tidakj masuk ke persawahan dan merusak sawah warga karena makanan mereka di
hutan habis.

Pemerintah juga diharapkan perhatiannya terhadap sungai Binanga Siguluan dimana dulu masih banyak terdapat kepiting, udang dan ikan di sana, namun sekarang sudah kering. Setelah bertemu warga di Simbolon, rombongan Manarsar kembali ke Pangururan untuk bertemu naposo dari GRIB Jaya di kedai milik boru Simalango di Jalan  Simanindo Parbaba. Di sanaManarsar mendapat dukungan penuh sebagai bakal calon wakil bupati Samosir dari Naposo GRIB.

Sebelum kembali ke Jakarta, di Kode Setteng, kembali dilakukan perbicangan yang semakin menukik dengan tujuan besar popularaitas dan elektabiltas semakin meningkat dan meluas hingga ke semua kecamatan dan desa di Samosir.

Hadir di bincang pagi selain Harisma, ada Efendy Naibaho, JuntakStak Simanjutak, par-Laponta, Aris Sinurat, Pelayaran Hamonangan Sitanggang dan lainnya.  ***

Samuel Parningotan

Pos terkait