Cigereleng 98 Tahun Silam, Peristiwa Penting yang Dilupakan

Ilustrasi / Repro

Oleh Jacobus K Mayong Padang

1 Oktober 1923, Cigereleng 98 tahun silam, peristiwa penting yang dilupakan. Penting karena saat menemui Marhaen di tengah sawahnya di Cigereleng itulah, BK, emosional memerdekakan Indonesia karena tidak tahan melihat penderitaan kaum Marhaen.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, setelah 76 tahun Indonesia Merdeka, jutaan kaum Marhaen di negeri ini tetap merana, bahkan banyak di antaranya yang justru kehilangan tanah karena terpaksa menjual dan atau dipaksa menjual tanahnya. Padahal jauh sebelum Indonesia Merdeka,Bung Karno sudah berpesan; ” Saya menganjurkan jangan sampai Marhaen nanti hanya menjadi ‘pengupas nangka’ yang hanya kena getahnya tetapi tidak menikmati nangkanya”( DBR 289 ).

Jadi Bung Karno mempertaruhkan hidupnya berjuang untuk kemerdekaan karena menginginkan Marhaen bisa “menikmati nangka” yakni hidup lebih baik di negeri yang alamnya kaya raya ini. Itulah harapan Bung Karno bersama segenap pendiri bangsa yakni kehidupan yang lebih baik buat seluruh RAKYAT Indonesia,bukan hanya untuk memperkaya segelintir orang.

Karena harapan mulia itulah, di depan pengadilan di Bandung, Bung Karno menyatakan; RAKYAT kami akan rela berkorban untuk membeli hari kemudian yang indah ( IM hal 115 ).

Kalibata, rabuduasembilanduakosongduasatu,

#institutmarhaen #bandungbersejarah #embunkehidupan #terasbangsa

Pos terkait