Nonton Bareng Wayang Kulit di Samosir

Makna yang terkandung dalam Wayang kulit Lakon "Wahyu Makutharama" memberikan pesan moral kepada para pemimpin dalam merumuskan langkah yang tepat dalam menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi.

formatnews.id – Jumat (3/2) sekira pukul 20.00 wib dilaksanakan Nobar Pegelaran Wayang Kulit dengan Lakon “Wahyu Makutharama” bersama Forkopimda Kab. Samosir di Pelabuhan Ferry Tao Toba Tomok Desa Tomok Kec.Simanindo Kab. Samosir.

Nobar dihadiri Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman,S.H., S.I.K., M.H, Bupati Samosir diwakili Kadis Pariwisata Tetty Naibaho, Dandim 0210 TU diwakili Pabung Kapt.G.Sebayang, Plh Waka Polres Samosir Kompol Saut T. Panggabean S.H,  Camat Simanindo Hans Sidabutar, Danramil Simanindo Kapten Arh Edi W, Ketua Puja Kesuma Kab. Samosir Sangkot, Tokoh Masyrakat Kec.Simanindo Harrybos Sidabutar, Komisaris PT. Gunung Hijau Megah Elisabet Sitanggang, Kabag Log Polres Samosir Kompol Napsanto Setiarso, S.H, Para PJU dan perwira Polres Samosir, Personil Polres Samosir, Personil Koramil Simanindo,  Anggota Puja Kusuma Kab. Samosir dan Masyarakat sekitaran Desa Tomok.

Bacaan Lainnya

Nonton bareng disaksikan langsung melalui live streaming Youtube dengan Link : https: l//youtube.com/live/r__SbNHclI4 yang dihadiri Ketua MPR -RI Bambang Soesatyo, Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono,  Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staff Angkatan udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,  Kepala Staff Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staff Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali Batara Baruna dan PJU Mabes Polri dan PJU Mabes TNI.

Pemeran Tokoh dalam Wayang kulit Lakon “Wahyu Makutharama” yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Kebayoran Jakarta Selatan adalah Ki Harso Widisantoto sebagai Dalang, Ki MPP Bayu Aji Pamungkas, Ki Dr. H. Yanto,. SH., MH, Ki Sri Kuncoro lakon Wahyu Makhutarama.

Pemeran Tokoh dalam Wayang Kulit Lakon “Wahyu Makutharama” menceritakan proses perjalanan Arjuna mencari Wahyu Makutharama, Makutharama bukanlah sebuah baran atau benda melainkan merupakan pengetahuan tentang kebijaksanaan dan budi pekerti raja yang sempurna,Wahyu Makhutarama sendiri merujuk pada wahyu ilahiah yang diturunkan bagi para pemimpin yang sedang berada di tengah berbagai permasalahan maupun problem. Wahyu ini turun dan menjadi petunjuk, bekal, maupun bentuk lainnya yang menuntun pemimpin dalam merumuskan langkah yang tepat dalam menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi.

Tema kegiatan ini adalah sinergitas TNI – POLRI lestarikan kebudayaan. Adapun makna yang terkandung dalam Wayang kulit Lakon “Wahyu Makutharama” memberikan pesan moral kepada para pemimpin dalam merumuskan langkah yang tepat dalam menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi. ***

Efendy Naibaho

Pos terkait