Pirma Simbolon l Pemerhati Politik
KETIKA PSBI oleh ketumnya Dr Effendi MS Simbolon mendukung Vandiko – Ariston 2024 bukan Fredy -Andreas Simbolon, semua pada ribut dengan berbagai macam pendapat karena ada Andreas Simbolon di sana.
Ketika PSBI dengan ketumnya Dr Effendi MS Simbolon mendukung Rapidin Simbolon- Juang Sinaga pada Pilkada 2020 lalu, bukan mendukung Marhuale Simbolon, semua pada diam seolah tidak ada masalah.
Ketika Situmorang Panaluan mendukung Vandiko-Ariston bukan Fredy Situmorang – Andreas, semua pada diam seolah tidak ada masalah.
Ketika Sitanggang mendukung Fredy Situmorang- Andreas bukan Vandiko -Ariston, padahal Ariston Sidauruk bagian dari Raja Sitempang yang sudah lebih dulu mendukung Vandiko, semua pada diam, seolah tidak ada masalah.
Ketika PPTSB mendukung Fredy Situmorang – Andreas, bukan Vandiko Ariston, dan Toga Sinaga melalui tokohnya Juang Sinaga mendukung Vandiko – Ariston, semua pada diam, seolah tidak ada masalah.
Lalu kenapa ketika PSBI dan Dr Effendi MS Simbolon mendukung Vandiko Ariston pada ribut semua? Apakah masyarakat sedang menggunakan standar ganda? Atau takut terjadi migrasi besar – besaran suara Simbolon Boru Bere yang memiliki hak pilih di Samosir kepada Vandiko akibat pengaruh nama besar seorang Effendi Ms Simbolon?
HALO…..mari cerdas dan jujur. Vandiko – Ariston memang menjadi tranding topik di medsos seputar Samosir, ini namanya rejeki anak SOLEH. Kelihatannya, masih Vandiko. Mari cerdas dan jujur. ***
