Taufik Prima : Rekam Jejak Politik Sulit Ditutupi Branding

Taufik Prima

formatnews.id – Deli Serdang, Kamis 14 November 2024:  Taufik Prima, Alumnus Fisip Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan Fakultas Syariah dan Hukum UIN SU menanggapi peristiwa Pilkada 2024 Sumatera Utara. Pilkada serentak 2024 akan tiba 13 hari lagi, khususnya Sumatera Utara pemilihan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur akan juga semakin dekat tiba pada masyarakat Sumatera Utara.

Perjalanan demokrasi yang hari-hari ini dirasakan oleh masyarakat, baik melalui media online maupun secara langsung terbuka disaksikan dan dijalankan bersama-sama sebagai sebuah siklus kehidupan bernegara.

Bacaan Lainnya

Dalam politik, tentu calon pemimpin memiliki ciri khas dalam menampilkan performanya sebagai orang yang akan dipilih melalui proses demokrasi, baik pada masa sosialisasi, kampanye dan pada hari h pemilihan, strategi serta gaya yang dihadirkan oleh pasangan calon merupakan keyakinan bahwa upaya itu akan diterima oleh calon pemilihnya.

Pemilih menurut Surya Hanif, seorang psikolog, adalah terbagi pada pemilih emosional dan rasional. Pemilih emosional merupakan pemilih yang berlatar belakang kepada faktor biologis, pengalaman dan sosial. Sedangkan pemilih rasional ia dilatarbelakangi kepada rekam jejak, prestasi, dan kebijakan serta program yang ditawarkan. Kedua watak ini berjalan dengan siginifikasinya tersendiri.

Seseorang, sebutnya, pertama apabila berwatak emosional ia akan didorong secara biologis memproses informasi emosional daripada informasi rasional. Kedua tentang pengalaman, manusia secara khusus akan cenderung membentuk opini berdasarkan pengalaman pribadi dan emosi yang terkait pengalaman tersebut. Ketiga faktor sosial yaitu manusia mudah dipengaruhi orang lain, terutama yang ia kagumi dan terpercaya.

Sedangkan faktor rasional, pertama tentang rekam jejak bahwa manusia cenderung memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak baik. Kedua tentang latar belakang pendidikan dan pengalaman pemimpin bahwa manusia akan cenderung melihat latar belakang pendidikan dan pengalaman yang sesuai dengan posisi yang akan didudukinya. Ketiga tentang kebijakan dan program bahwa manusia cenderung memilih pemimpin yang menawarkan kebijakan sesuai kebutuhan dan keinginan mereka

Taufik Prima menjelaskan lebih lanjut bahwa yang paling dahsyat dari branding, strategi dan faktor-faktor ketertarikan dalam memilih, yaitu rekam jejak. Kalau kata anak mudanya trust issue, kejadian masa lalu calon pemimpin itu dapat mengesampingkan upaya yang sudah maksimal dilakukan. Sebab apabila orang sudah tahu tentang rekam jejak apapun yang dijanjikan pasti akan dihubungkan dengan kenyataan di masa lalu.

Pembelajaran politik ini tentu membawa penyadaran bagi anak bangsa, bahwa kepercayaan yang dilakukan hari-hari ini harus dimaksimalkan, agar kedepan tidak menjadi boomerang yang mengakibatkan terganggungnya elektabilitas dan kepercayaan publik terhadapnya. *** en

Pos terkait