formatnews.id – Acara Parmingguon Bona Taon 2025 Punguan Pomparan Namora Sojuangon Hutagaol, Anak dohot Boru se – Kota Medan, berlangsung khidmat dan meriah di Restoran Kenanga, Jalan Jamin Ginting, Medan, Minggu (02.03.2025).
Dimulai dengan kebaktian dipimpin Jarunjung Hutagaol, pomparan Namora Sojuangon yang juga Ketua Tuan Maruji Hutagaol Kota Medan, kebaktian diisi dengan kotbah yang disampaikan St Drs S Siagian mengangkat nats Psalmen 1 : 1-6. Sebelumnya secara responsoria dibacakan Johannes 15 : 9-12.
Setelah kebaktian, dalam berbagai sambutan yang disampaikan dimulai mewakili boru yang disampaikan Efendy Naibaho, Ketua Panitia dan Ketua Punguan Pomparan Namora Sajuangon Hutagaol Medan, Frengky Hutagaol, acara dilanjuntkan dengan makan bersama dipimpin doa disampaikan St Pantas Suwandhi Hutagaol. Penasehat punguan pun, berturut-turut menyampaikan sambutan yang intinya berharap Pomparan Namora Sojuangon Hutagaol semakin lebih baik dan menyatu ke depannya dan generasi muda milenial Hutagaol semakin cerdas di segala lini.
Puncak acara semakin terlihat dengan kekompakan bersama ketika manortor yang semuanya lengkap dengan memakai ulos. Dan, generasi muda pomparan yang terbentuk di Kota Medan sejak 1978 itu juga ikut manortor.
Benget Hutagaol, sekeretaris panitia yang juga pengusaha kuliner terkenal, Hutagam, di Medan, mengucapkan terima kasih untuk Acara Bona Taon tersebut. Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Punguan Pomparan Namora Sojuangon Hutagaol Anak Dohot Boru Kota Medan yang telah berpartisipasi dalam acara Bona Taon ini.
Kehadiran, kebersamaan dan dukungan dari semua pihak telah menjadikan acara ini penuh makna dan berkat. Semoga Tuhan memberkati kita semua dengan kesehatan, kebahagiaan dan keberhasilan di tahun yang baru ini. “Mari terus menjaga persatuan dan kekompakan kita”, ujar Benget.
Tokoh Hutagaol di Medan, Jaulim Hutagaol, kepada formatnews mengisahkan Sejarah Namora Sojuangon Hutagaol Kota Medan dibentuk tahun 1978 dengan ketua-ketua mulai dari Manus Hutagaol (+), Drs Djarokki Hutagaol, Mataus Hutagaol, Beniar Hutagaol, Jaulim Hutagaol, Horman Hutagaol SE, Manala Hutagaol dan 2025 sekarang Frengky Hutagaol SE.
Para ketua – ketua inilah yang pernah menjadi pengurus bersama wakil ketua, sekeretaris dan bendahara. Kebetulan ketua yang sekarang, yang ke – 8, Frengky Hutagaol, sama dengan presiden kita sekarang yang ke – 8. Artinya, periode kepengurusan Punguan Namora Sojuangon disamakan dengan Pemilihan Presiden kita satu kali dalam lima tahun, ujar Jaulim yang nyaris tidak pernah absen dalam acara Hutagaol dan partangiangan – partangiangan. Bahkan sering juga hadir di luar Kota Medan.
Jaulim menambahkan, Pomparan Namora Sojuangon sudah semakin maju saat ini. Banyak yang menjadi pengusaha, pebisnis, guru, dosen, dokter, jaksa, polisi, pejabat di pemerintahan dan lain-lain. Yang jadi hakim yang belum ada, semoga di tahun – tahun yang akan datang, Tuhan memberkati kita semua dan menambah jabatan serta kehidupan yang semakin mumpuni.
Dalam acara tor-tor bersama milenia Hutagaol, dalam ucapan terimakasih atas tor-tor yang dipagelarkan, seorang Pomparan Namora Sojuangon, boru Nainggolan, memberi kata sambutan dalam bahasa Inggeris yang fasih.
Bona Taon 2025 Punguan Pomparan Namora Sojuangon Hutagaol, Anak dohot Boru se – Kota Medan, yang ditutup dengan doa, foto bersama, menyanyikan O Tano Batak, sumbangan lagu dari artis-artis Hutagaol, di antaranya Lena Hutagaol, selain disuguhi nasi kotak, kopi teh dan snack, dilaporkan juga keuangan panitianya surplus mencapai 10 jutaan. ***
Samuel Parningotan
