formatnews.id – Semoga Eforus HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Pdt Victor Tinambunan dan jajarannya mau bersama-sama dengan Forum Peduli Danau Toba dan elemen lainnya mangajukan draft RUU (Rancangan Undang-undang) Otorita Danau Toba kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Harapan ini disampaikan Efendy Naibaho dalam temu pers bersama Eforus HKBP Victor Tinambunan usai acara Doa Bersama Merawat Alam Kawasan Danau Toba di Sopo Godang HKBP Pangururan, Samosir, Selasa 01/04/25) yang berlangsung sukses dan hikmat.
Efendy Naibaho dalam kapasitasnya sebagai jurnalis dan Ketua Forum Peduli Danau Toba menyebutkan Danau Toba dan kawasannya itu harus dikelola secara holistik dengan undang-undang. Doa Bersama yang dilakukan sangat bagus termasuk penanaman pohon menggugat perusak – perusak Danau Toba.
Berbagai kegiatan yang menyerukan Save The Tao dan mempertahankan tanah yang termasuk hak-hak adat, khususnya seminar terkait RUU Otorita Danau Toba, sudah pernah dilakukan namun tak bergaung. Semangat baru muncul kembali seteah Eforus Victor meneruskan gerakan-gerakan eforus sebelumnya khususnya SAE Nababan.
Gerakan Eforus HKBPP yang mengajak jemaatnya berpolitik, mendapat sambutan hangat khususnya dari tokoh-tokoh dan aktifis gerakan seperti Parkindo, GMKI, GAMKI dan lainnya. GMKI Siantar juga hadir di acara Doa Bersama bersama tokoh-tokoh Parkindo.
Eforus HKBP sendiri dalam akun facebooknya hari ini, Rabu (02/04/25) menyebutkan Danau Toba sedang mengerang kesakitan. Kita memperlakukannya seperti “tong sampah raksasa”. Tahun 2016: 1.200 ton ikan mati, 2018: 200 ton ikan mati, dan pada 2020: 100 ton ikan mati. Ini hanya menyebut beberapa masalah saja.
Pada acara Doa Bersama di Pangururan, ribuan umat Tuhan memenuhi Sopo Bolon HKBP Pangururan dan tenda di luar gedung, beribadah bersama untuk kelestarian alam Kawasan Danau Toba dan kesejahteraan masyarakat. Ikut beribadah Wakil Bupati Samosir, Ketua DPRD Samosir, Ketua Umum PGID, Hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja, para Praeses HKBP sekitaran Danau Toba, Kelompok Cipayung, LSM dan pegiat lingkungan.
