Dr Dra Murniati Tobing, MS : Kembalikan Nama Baik Ketua DPW NasDem Sumut

Murniati Tobing

formatnews.id – Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sumut Bidang Pariwisata dan Industri Dr Dra Murniati Tobing, MSi meminta pihak Avsec dan Kepolisian minta maaf dan memulihkan nama baik Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar  ST. Kembalikan nama baiknya dalam insiden salah tangkap di Bandara Kualanamu, Rabu (15/10/2025).

Selain menuai banyak kecaman di masyarakat, ujarnya kepada formatnews.id, Jumat (17/10) malam, peristiwa ini sangat memalukan, yang terjadi di dalam pesawat Garuda Indonesia GA 193 Kualanamu–Soekarno Hatta, tepat sebelum pesawat lepas landas. Ini membuat masyarakat mempertanyakan profesionalitas pihak Avsec dan pihak kepolisian.

Bacaan Lainnya

Dari kejadian ini, Murniati menuntut agar pihak Avsec dan kepolisian bekerja lebih profesional dan mampu mengidentifikasi dengan akurat orang-orang yang dicurigai. Jangan asal tangkap, ujarnya sembari meminta pihak kepolisian Sumatera Utara seharusnya bekerja lebih profesional dan teliti dalam menangani kasus-kasus yang ada. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang yang dapat merugikan reputasi seseorang.

Sekali lagi Murniati Tobing meminta pihak Avsec dan Kepolisian meminta maaf dan mengembalikan nama baik Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar ST. Saya Dr Dra. Murniati Tobing, MSi, Wakil Ketua DPW Partai NasDem minta Avsec dan Kepolisian meminta maaf. Tindak oknum yang melakukan kesalahan dan mengembalikan nama baik Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar ST.

Diceritakan Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST bahwa saat pesawat sudah bersiap untuk take off, ketika sejumlah pria berpakaian preman yang mengaku polisi, datang bersama petugas Avsec Bandara Kualanamu dan awak kabin Garuda. “Mereka datang membawa surat penangkapan, katanya untuk seorang pelaku judi online bernama Iskandar. Rupanya, nama saya sama dengan orang yang mereka cari,” ujar Iskandar.

Menurut Ketua DPW, setelah melakukan pemeriksaan dan menyadari kesalahan identitas, para petugas itu langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan resmi. Bahkan, oknum polisi berpakaian preman tersebut tidak mengaku dari satuan mana. Terakhir, diketahui bahwa oknum tersebut berasal dari Polrestabes Medan.

Ia menyebut, kemarin malam personel sedang mengejar terduga pelaku judi online dan scamming di Kualanamu karena hendak meninggalkan Sumatera Utara. Terduga pelaku memiliki nama yang sama dengan Iskandar. ***

Efendy Naibaho

 

Pos terkait