fnews – Mencermati pernyataan sikap GPKI (Gerakan Pemuda Kristen Indonesia) yang memprotes penetapan Munarwan sebagai tersangka teroris oleh Densus 88 dan Mabes Polri, sungguh, sangat disayangkan dan disesalkan sekali karena sangat bertentangan dengan apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat Indonesia serta Pemuda Kristen di seluruh Indonesia.
Selain itu, organisasi GPKI yang tiba – tiba muncul, tentu saja tidak pernah dikenal dalam ormas Kristen yang mainstream.
Maka sikap GPKI itu tidak bisa menyatakan dirinya sebagai mewakili aspirasi Pemuda Kristen, demikian Ketua DPD Parkindo (Partisipasi Kristen Indonesia) Sumut Efendy Naibaho dalam siaran pers-nya yang dirilis Senin (3/5) di Medan.
Parkindo Sumut mendukung upaya Pemerintah, TNI dan Polri dalam memberantas gerakan radikalisme dan terorisme di Indonesia serta mengungkap dan menangkap para pelaku dan jaringannya.
Parkindo Sumut, lanjut Naibaho, mantan Ketua DPD GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) Sumut dan Ketua DPP GAMKI itu juga mengajak segenap masyarakat tetap teguh dalam solidaritas, serta menghormati kerukunan hidup beragama, antar-umat beragama, kerjasama dalam kesatuan ber-Bangsa, ber-Negara dan ber-Tanah Air Indonesia yang kaya oleh keragaman latarbelakang agama, budaya, dan suku.
Aktifis GAMKI di Medan, Eddy Marpaung juga sependapat bahwa GAMKI berbeda dan tidak ada hubungan dengan GPKI. Selama ini, GAMKI belum pernah mendengar adanya organisasi kepemudaan Kristen dengan nama Gerakan Pemuda Kristen Indonesia (GPKI).
Kami menduga GPKI ini baru saja dibentuk untuk membangun opini tertentu, silakan dicek legalitas dan status organisasinya ke Kemenkumham dan Kemendagri, ujar Edi Marpaung.
Sebelumnya, Sarluhut Napitupulu, aktifis gerakan baik di Parkindo terlebih GAMKI itu meneruskan SIARAN PERS
OKP KEAGAMAAN SE-DKI JAKARTA antara lain menyatakan bahwa OKP Keagamaan se – DKI Jakarta mendukung upaya Pemerintah, TNI dan Polri dalam memberantas gerakan radikalisme dan terorisme di Indonesia serta mengungkap dan menangkap para pelaku dan jaringannya.
OKP Keagamaan se – DKI Jakarta mengajak segenap masyarakat tetap teguh dalam solidaritas, dan senantiasa bekerjasama mengawal kepentingan masyarakat dan bangsa, serta menghormati kerukunan hidup beragama dan semakin memperkuat persatuan, solidaritas, kerjasama dalam kesatuan bangsa dan Tanah Air Indonesia yang kaya oleh keragaman latarbelakang agama, budaya, dan suku.
Pernyataan yang dibuat di Jakarta, pada 30 April 2021 masing -masing atas nama Pemuda Katolik, Gemabudhi, Peradah, GP Ansor, GAMKI dan PAKIN l jn l
