Manotar Sitanggang: Jika Alat Pemadam Lengkap, Lae Saya Mungkin Masih Bisa Diselamatkan

Manotar Sitanggang

formatnews.id – SAMOSIR, 31 Oktober 2025 : Tragedi kebakaran yang melanda grosir milik DS Naibaho di Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, masih menyisakan duka mendalam. Salah satu korban tewas terjebak di lantai dua bangunan akibat api yang cepat membesar, sementara warga menyoroti keterbatasan peralatan tim pemadam kebakaran di lokasi.

Manotar Sitanggang, menantu pemilik grosir, menegaskan bahwa korban semestinya bisa diselamatkan jika petugas pemadam kebakaran Pemkab Samosir memiliki perlengkapan lengkap.  “Saya sudah teriak-teriak bilang ada orang di lantai dua. Tapi petugas tidak berani masuk karena api besar dan mereka tidak memakai baju serta alat pelindung lengkap. Seandainya peralatan mereka memadai, Lae saya mungkin masih hidup,” ujarnya sedih dengan nada penuh penyesalan.

Bacaan Lainnya

Warga di sekitar lokasi turut menyayangkan kondisi peralatan pemadam kebakaran Kabupaten Samosir yang dinilai tidak siap menghadapi situasi darurat. Menurut mereka, para petugas terlihat tanpa masker pelindung, baju tahan api, dan alat bantu pernapasan (septi) saat berupaya memadamkan kobaran api.

Peristiwa yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Sitio -tio (Pelabuhan Tamba) itu menjadi tamparan bagi instansi terkait. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Samosir segera memperbaiki fasilitas dan kelengkapan unit pemadam kebakaran, agar kejadian serupa tidak kembali merenggut nyawa.  “Jangan tunggu korban lagi baru bergerak. Ini soal keselamatan manusia,” tambah salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Petugas damkar yang memadamkan kepulan asap sore harinya

Malah ada warga yang meminta agar proyek-proyek untuk sarana dan prasana dikurangi, agar anggarannya  proporsi0nal dengan memperhatikan berbagai aspek dan yang berskala prioritas. “Apa salahnya di tiap kecamatan, di 9 kecamatan se-Samosir, ada 1 unit mobil permadam yang standby di kant0r camat”, ujar seorang tok0h mantan politisi.

Ruko yang terbakar itu, yang menghabiskan banyak barang-barang sembako dan terbesar di Palipi itu, sorenya terpantau masih mengeluarkan asap. Satu unit mobil damkar sorenya datang lagi memadamkannya. Sementara Kasat Reskrim Polres Samosir menyebutkan masih menyelidiki asal api dan tim laboratorium akan turun segera. Police line juga sudah dipasang.

Di rumah duka

Jenazah k0rban sendiri sudah dikebumikan dan di rumah duka banyak sekali pelayat silih berganti berdatangan menghibur ibu korban yang tak bisa menahan tangisnya. Tampak pula bunga duka cita dari Kapolres Samosir berada di jalan masuk rumah duka.

Rudimanto Limbong, Kepala Satpol PP Samosir, yang juga merangkap menjadi Plt Kadis PUPR, kepada formatnews.id berjanji akan memberikan penjelasan terinci  terkait keberadaan damkar Samosir ini pekan depan. ***

Efendy Naibaho

Pos terkait