SATU BULAN SERUAN TUTUP TPL

Terpanggil mewariskan mata air, bukan air mata.
formatnews.id – SATU BULAN SERUAN TUTUP PT TPL, 07 Mei-07 Juni 2025. Setelah persis 1 bulan seruan Eforus HKBP: Tutup PT TPL, beberapa hal dapat dicatat seperti dukungan gereja, lembaga/ organisasi di antaranya: 1. Gereja – gereja di Sumatera Utara (Keusukupan Agung Medan, beberapa gereja anggota PGIW Sumatera Utara, dll). 2. Organisasi/Yayasan (GAMKI, KPKC Kapucin Medan, JKLPK dll). 3. Tokoh-tokoh: Jend TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Dr Effendi Muara Sakti Simbolon, Maruarar Sirait [yang mendukung kelestarian Tano Batak] dan Dumoli Pardede dkk.
Dikutip dari akun facebook Eforus HKBP Victor Tinambunan, yang keempat adalah puluhan advocat yang berkomitmen membantu (berharap minimal 100 orang), 5. Akademisi/ Kampus (Dr Dimpos Manalu, Dr Melinda Siahaan, dan yang lain), 7. Ribuan pribadi-pribadi yang peduli dan menyatakan sikap di media sosial (FB, IG, Tiktok) dan ke-8. Massa yang melakukan aksi damai menyampaikan aspirasi ke Kantor Bupati Taput dan Kantor DPRD Taput.
Selanjutnya Pdt Victor menuliskan adanya AUDIENSI DENGAN PEMERINTAH. Pihak pemerintah yang kami kunjungi langsung untuk memohon perhatian dan dukungan merawat Danau Toba, alam Tano Batak, sekitaran Tapanuli: 1. Menteri Kehutanan 2. Menteri Agama.
Sementara KEKUATAN MEDIA MASSA berupa pemberitaan media lokal dan nasional yaang juga memberi perhatian berupa 1. Wawancara live Eforus HKBP di KOMPAS TV, pemberitaan TVOne, dll. Kemudian 2. Podcast: Sentana, TribunNews, Prof Rhenald Kasali, 3. Pemberitaan berbagai media cetak dan online lokal dan nasional.
Kata Victor Tinambunan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kondisi alam sekitaran Danau Toba dan Tapanuli sekitarnya telah mengalami kerusakan. Hutan hampir habis dan digantikan dengan tanaman monokultur yang merusak tanah dan mengancam keragaman hayati, sungai-sunga kecil mati dan debit air sungai besar berkurang drastis, banjir dan tanah longsor berulang kali terjadi, konflik sosial juga sejak lama terjadi.
Tugas kita merawat alam untuk menghindari generasi ini dari bencana, punahnya keragaman hayati dan agar generasi yang akan lahir dapat hidup sejahtera kelak.
ChatGPT juga ternyata mencatat yang menyerukan Tutup TPL 2025 dengan tayangan video yang diambil dari pesawat belum lama ini  sekitar pkl.14.00. Terlihat Danau Toba dan sebagian kondisi hutan sekitarnya.
Eforus juga sangat mengapresiasi pernyataan sikap sahabatnya, Pastor Ivo Sinaga (Pembina) dan kawan-kawan yang tergabung dalam KPKC. Untuk Tano Batak, Tao Toba, jutaan generasi yang hidup sekarang dan generasi yang belum lahir serta makhluk hidup lainnya.
Dn, pada 5 Juni kemaren, sebagai “Hari Lingkungan Hidup Sedunia”, tanggal yang ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1972. Dari 10 ancaman global saat ini krisis ekologi/ perubahan iklim berada di urutan pertama.
Kita membutuhkan gerakan bersama merawat alam ciptaan Tuhan, untuk kehidupan manusia, makhluk hidup dan bumi. Generasi sekarang dan generasi yang belum lahir. Kita terpanggil mewariskan mata air bukan air mata, tulis Eforus HKBP Victor Tinambunan. ***
Efendy Naibaho

Pos terkait