formatnews.id – Mauliate tu Tuhan…. hujan sudah turun di Tanah Batak, terpantau khususnya di Pangururan, Samosir, Sumatera Utara mulai pagi sekitar pukul 07.00, Jumat (01/08/2025) dan terpantau juga hujan di Parbaba, Hutaginjang dan Pardomuan 1 gerimis. Sekarang, pukul 08.00 hujannya mulai reda sedikit dan cuaca terang.
Sudah lama memang Samosir kekeringan, dan baru hari itu hujan setelah rekayasa cuaca dilakukan mulai beberapa pekan lalu. Pimpinan bencana alam di Samosir, Sarimpol Manihuruk terpantau ekstrasibuk dan pontang panting ke sana ke mari mengurusi kebakaran lahan, hutan dan memimpin puluhan anak buahnya bersama damkar baik dari Provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Samosir untuk memadamkan api.
Kepada formatnews.id, Jumat (01/08) pagi, Sarimpol masih punya waktu menginformasikan operasi modifikasi cuaca itu dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara, posko beberapa pesawat itu mangkal di sana. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Geopark Kaldera Toba – Sumatera Utara hari ke 6, Kamis 31 Juli 2025, Kondisi Cuaca Regional, MJO berada pada fase 7 (Western Pacific, Netral), tidak memberikan kontribusi terhadap potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Aktivitas gelombang atmosfer Rossby tidak terpantau di wilayah Sumatera Utara sedangkan gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Sumatera Utara. Dari angin regional secara umum angin diprediksi dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 5 – 15 knot. Angin pada lapisan 925 – 700 bertiup dari arah Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 05 – 25 knot.
Kelembapan udara dari lapisan 925 – 700 hPa diperkirakan berkisar antara 40 – 90 %. Pada lapisan 500 hPa
kelembaban berkisar 30 – 90 % dengan angin bertiup Timur Laut – Tenggara yang menunjukkan kondisi udara
cenderung basah di lapisan bawah, menengah dan lapisan atas. Kondisi labilitas berada pada kondisi udara labil
dengan potensi konvektif sedang. Berdasarkan analisis skala global, regional dan lokal di wilayah target
diprediksi pada umumnya adalah cerah berawan di pagi hari, potensi pertumbuhan awan akan terjadi di siang
dan sore hari. Hujan diprediksi akan terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang dan terjadi di sore dan
malam hari.
Keberadaan Awan di Daerah Target, keadaan cuacanya di sekitar wilayah Geopark Kaldera Toba Provinsi Sumatera Utara pada pagi hingga sore hari cerah hingga cerah berawan. Berdasarkan pantauan citra radar dari BMKG pertumbuhan awan Cumulus mulai tumbuh pada siang hari di wilayah Barat dan Timur kawasan Geopark Kaldera Toba. Pantauan kondisi cuaca pada penerbangan sorti 1 (satu) terpantau awan Stratus Stratocumulus yang berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Pulau Samosir dengan puncak awan berkisar 10.500 – 11.500 feet.
Pada penerbangan sorti 2 (dua) terpantau awan Cumulus Congestus di wilayah Kabupaten Toba dan Kabupaten Asahan dengan ketinggian puncak awan berkisar antara 12.000 – 13.000 feet.
Kegiatan Penerbangan, hari itu dilakukan 2 (dua) sorti penerbangan dengan pesawat Casa A-2103. Sorti 1 (satu) penerbangan penyemaian dilakukan pada pukul 13.09 – 14.09 WIB dengan target penyemaian Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Samosir.
Penyemaian dilakukan pada ketinggian 9.000 – 11.000 feet dan menghabiskan bahan semai NaCl sebanyak 700 kg. Sorti 2 (dua) penerbangan penyemaian dilakukan pada pukul 15.33 – 16.38 WIB dengan target penyemaian di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 feet dan menghabiskan bahan semai NaCl sebanyak 700 kg.
Kemudian, monitoring lnformasi Kejadian Hujan, Hotspot tanggal 31 Juli 2025 (s.d. pukul 16.00 WIB) (a). Informasi Kejadian Hujan ARG Raya (12.8 mm), ARG Sipispis (0.2 mm ), AWS Sei Rejo (0.2 mm), ARG Salak (0.2 mm) dan ARG Kualuh Selatan (0.2 mm). Monitoring Hotspot Tanggal 31 Juli 2025 (s.d. Pukul 16.00 WIB)
Provinsi Hotspot dengan tingkat kepercayaan > 80% Sumatera Utara 0
HASIL KEGIATAN HARI SEBELUMNYA 30 Juli 2025, Informasi Curah Hujan s.d. Pukul 07.00 WIB ARG Sidikalang (0.4 mm), AWS Parapat (12.4 mm), Bandara Silangit (TTU), AWS Ajibata (0.4 mm) dan AWS
Ambarita (0.1 mm). Informasi Hotspot s.d. Tanggal 30 Juli 2025 pada tanggal 30 Juli 2025, terpantau adanya 1 (satu) hotspot di Provinsi Sumatera Utara dengan tingkat kepercayaan > 80%.
Volume Hasil Air Hujan Berdasarkan Citra Satelit GSMaP di Sekitar Wilayah Semai No Penyemaian Volume Air Hujan (m3 ) 1 s.d. 29 Juli 2025 3.61 Juta 2 30 Juli 2025 2.10 Juta Total 5.71 Juta. 2.5. Informasi Curah Hujan
pada tanggal 30 Juli 2025, terpantau rerata curah hujan di Provinsi Sumatera Utara dengan intensitas
0,9 mm/har.
Akumulasi Sorti, Jam Terbang dan Pemakaian Bahan Semai NO INFORMASI PESAWAT CASA 212-200
(A-2103) (Tanggal 31 Juli 2025) TOTAL (s/d Tanggal 31 Juli 2025) 1 Sorti 2 (dua) 14 (empat belas) 2 Bahan Semai Terpakai 1.400 Kg 10.000 Kg 3 Jam Terbang 2 Jam 5 Menit 14 Jam 10 Menit 4 Stock Bahan Semai 3.500 Kg Siborong-borong, 31 Juli 2025.
Kegiatan ini dikutip dari BPBD Provinsi Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, SP, M.Si dan diketahui Sholehhudin Al Ayubi, S.Si. Koordinator Lapangan. ***
Efendy Naibaho
