formatnews.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir Sarimpol Manihuruk mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, tetap waspada, menyusul prospek cuaca terbaru dari BMKG yang memprediksi potensi hujan sedang hingga ekstrem di wilayah Samosir hingga Desember 2025.
Kepada media Sabtu (29/11/2025) di Pangururan, Sarimpol menjelaskan, berdasarkan data BMKG, tercatat anomali suhu muka laut di perairan barat Sumatera serta pola angin dari Utara–Barat turut meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, kata dia, pengaruh tidak langsung Ex-Siklon Tropis “SENYAR” masih berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di Sumatera Utara dalam kurun waktu 24 jam ke depan. Dirambahkannya, curah hujan bulanan di Samosir diperkirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, yakni 101–400 mm, dengan sifat hujan umumnya normal. “Masih dalam kategori aman, tetapi perlu juga kewaspadaan untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan,” ujar Sarimpol lagi.
Diimbau juga, agar masyarakat menghindari area terbuka saat hujan disertai petir, mewaspadai lereng dan tebing rawan longsor, serta memantau informasi cuaca resmi melalui BMKG. “Masyarakat diminta segera melapor ke BPBD atau pemerintah desa jika terjadi kondisi darurat di penjuru Kabupaten Samosir,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan, melalui rapat Forkopimda dengan seluruh OPD terkait, akan dibentuk Satgas pengendalian Bencana di Kabupaten Samosir. Kemudian diterangkan Sarimpol, bahwa Bupati Samosir sudah mengeluarkan surat imbauan Peningkatan Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi basah, seperti bencana banjir bandang, tanah longsor dan cuaca ekstrem. ***
Efendy Naibaho
