
Sedangkan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si bersama Forkopimda dan mewakili tokoh agama sebagai penerima perdana vaksin Covid-19 di Tapanuli Utara akan dilaksanakan di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, (Jumat 05/02).Vaksin Covid-19 Merk Sinovac sebanyak 3.400 vial untuk 1.700 penerima perdana dan tenaga kesehatan untuk dua tahap. Pemberian vaksin Covid-19 kepada penerima dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dan untuk yang kedua dilaksanakan setelah hari ke 14 sejak pemberian pertama.
Untuk tenaga kesehatan akan dilaksanakan mulai hari Sabtu (06/02). Fasyankes pelaksana sebanyak 21 UPT Puskesmas dan Klinik Kodim TU yang sudah didaftarkan dan mendapat ID Aplikasi P.Care BPJS.
Sebelum divaksin, penerimaan vaksin akan diwawancarai vaksinator dan dokter yang bertugas sebanyak 15 pertanyaan untuk screening. Direncanakan, untuk tenaga kesehatan vaksinasi Covid-19 sudah harus tuntas pada 21 Desember.
Usai tenaga kesehatan, direncanakan di bulan Maret dan April sudah bisa vaksinasi Covid-19 ke masyarakat Tapanuli Utara.
Di Batu Bara, suntik perdana Bupati Batubara oleh Dokter RSUD Kabupaten Batubara dr Omar sazali Adli. Setelah Bupati dilanjutkan kepada Ketua DPRD Safi’i SH, Kajari Batubara Muliadi Sajaen, Waka Polres Batubara Kompol Rudi Candra, Dandim 0208, diwakilkan Danramil Pagurawan Kapten Inf TH Simanjuntak, dan seluruh jajaran dinas kesehatan Kabupaten Batu Bara,

“Setelah 30 menit Bupati sudah melewati observasi, bahwa vaksin tersebut aman dan tidak ada gejala lainnya, sebut Bupati Zahir
Menurutnya, hari itu merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Batu Bara dalam penanganan Covid-19 yaitu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, yang ditandai dengan vaksinasi dosis pertama secara serempak untuk pejabat publik, lalu tenaga kesehatan,
“Dan vaksin dinyatakan aman dan halal, dan saya Bupati orang pertama yang disuntik vaksin, kalau nanti Bupati mati masyarakat tidak perlu divaksin, ternyata suntikkannya tidak terasa, dan keluahan tidak ada tetap sehat, ujar Bupati usai melewati observasi.
Vaksi ini betul – betul aman, maka saya mengajak masyarakat agar mau divaksin nantinya. Kita jangan takut divaksin karena kita melewati tahapan – tahapan seperti meja pendaftaran, meja screening dan meja observasi, bila melewati tahapan tersebut boleh divaksin.
“Hari ini yang melakukan vaksinasi lebih kurang 20 orang sedangkan 5 orang tidak divaksin berhubung tensinya tinggi, maka ditunda dulu”.
Kegiatan ini hari kita yakinkan kepada masyarakat kalau vaksin itu aman, maka Bupati orang yang pertama disuntik vaksin,” Saya berharap, pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk masyarakat Batu Bara nantinya berjalan sukses dan tidak terjadi penolakan, demi keselamatan kita semua, sebutnya,
“Karena pelaksanaan vaksinasi covid-19 merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi transmisi 1 penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian,
Kepala Dinas Kesehatan drg Wahid Khusyairi mengatakan kegiatan perdana suntik vaksinasi pihak dinas kesehatan sudah menyiapkan segala keperluan, dan dinas kesehatan sudah menyediakan ruang isolasi dan terus dipantau oleh Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) terus memantau pelaksanaan program vaksinasi covid-19, sebut Wahid. (ru – en)
