fnews – Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan, MSi menerima Piagam Penghargaan Pioneer of Tapanuli sebagai “Kepala Daerah Pelopor Kemajuan Desa di Kawasan Tapanuli Tahun 2022″, yang diberikan secara langsung oleh Komunitas Poros Tapanuli di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati, Jumat, 04 Maret 2022. Turut mendampingi Bupati, Kabag Prokopim Tapanuli Utara, Sasma Situmorang.
Bupati Nikson Nababan terus terang mengakui bahwa ia tidak menyangka dan menduga kedatangan Bapak dan Ibu sekalian untuk memberikan semangat dan spirit buat saya. Ini sangat jarang terjadi, karena yang selalu memberikan penghargaan kepada saya dari Pusat. Dan menurut saya, penghargaan dari masyarakat adalah pengakuan yang sangat murni. Dan tentunya ini menambah semangat saya dalam mengabdi bagi kemajuan masyarakat Tapanuli Utara. Dan kiranya apa yang sudah dikerjakan di kabupaten ini akan berimbas yang baik kepada kabupaten lain. Bisa saling mencontoh dan saling mengadopsi mana yang sudah berjalan baik,” ujar Bupati.
Tagline saya, lanjut Nikson, adalah membangun Taput dimulai dari desa. Untuk sektor pertanian bagaimana intensifikasi mekanisasi “One Village One Product” l OVOP, peningkatan kualitas jalan interkoneksi kecamatan desa sampai ke dusun. Kalau interkoneksi lancar, Ibarat aliran darah yang lancar, tentu badan dan jantung kita sehat. Interkoneksi adalah pusat kelancaran ekonomi, tutur Bupati Nikson Nababan.
Bupati juga meminta doa dan dukungan terbitnya Perpres Universitas Negeri Umum Tapanuli Raya sebagai Trigger Pertumbuhan Ekonomi dan kesejateraan masyarakat Tapanuli serta harapan Untara akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang nasionalis.
Poros Tapanuli itu sendiri memberikan penghargaan kepada Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan, MSi karena Nikson sebagai sosok yang menjadi inspirasi bagi banyak orang karena perjuangan dan terobosannya, melalui program-program yang dilakukan untuk memajukan desa-desa yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara.
Seperti yang sudah dilihat langsung oleh komunitas tersebut antara lain program pengadaan jembatan interkoneksi antardesa yang sudah dibangun dan diresmikannya 10 jembatan tahun 2021 yang bisa mempercepat perekonomian masyarakat, bisa mengakses semua hubungan antardesa.
Ketua Umum Poros Tapanuli Tigor Panuturi Tambunan menambahkan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang mendasar dan sangat penting karena kabupaten yang unggul itu harus didukung dengan desa yang unggul juga. “Saya melihat alokasi anggaran sebanyak 9,2 M tahun 2021 untuk pengadaan jembatan, itu adalah suatu upaya terobosan pemimpin yang cerdas, yang memiliki hati dan kepedulian yang berangkat dari sebuah ikhtiar untuk memajukan desanya,” ungkap Tigor Panuturi Tambunan.
Dalam kesempatan tersebut Poros Tapanuli juga mengungkapkan bagaimana kekaguman mereka terhadap Bupati Nikson melalui program intensifikasi pertanian dan program pengadaan 40 ha kolam untuk pemulihan Covid-19.
Dan yang paling membuat kagum adalah penetapan Data Desa Presisi (DDP) bekerjasama dengan IPB (Institute Pertanian Bogor) yang terkoneksi dengan Sustainable Development Goals (SDGs), Dimana dalam program tersebut ada keterlibatan dan partisipasi langsung dari masyarakat untuk memvalidasi data itu. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten bisa melakukan perencanaan strategis dengan kebutuhan desanya. Dengan Program DDP tersebut, Poros Tapanuli melihat kesungguhan Kepala Daerah untuk memajukan desanya.
Indikator lain pemberian penghargaan tersebut yang nyata terlihat adalah Desa Pangaribuan, Sigotom yang mengalami peningkatan, juga pemberian bantuan handtraktor ke semua desa dengan tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani.
Dan yang tak kalah penting lagi, Bupati bisa mempertahankan kecintaan masyarakat terhadap budaya Tapanuli dengan indikasi yang bisa dilihat bahwa semakin bertambahnya petenun ulos dan pemasaran hasil tenunan masyarakat Tapanuli Utara, bukan hanya nasional bahkan sudah mendunia melalui pameran-pameran yang dihadiri Bupati.
Komunitas yang berdiri tahun 2021 ini bertempat di Sibolga, adalah komunitas para pegiat seni yang anggotanya adalah tokoh masyarakat yang peduli tentang kemajuan Tapanuli. Poros Tapanuli melihat budaya Batak harus tetap lestari dan dicintai semua jaman. Oleh sebab itu harus dikemas dengan sentuhan dan seni budaya yang bisa bersifat dinamis, bisa dicintai dan dibanggakan, dengan kegiatan yang akan mereka laksanakan dalam waktu dekat yaitu Festival Budaya Batak Modern di kalangan Pelajar dan Naposo se Tapanuli. en
