formatnews.id – Sabtu Kelabu, Peristiwa 27 Juli 1996 yang disebut Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli), merupakan tonggak sejarah bangkitnya keberanian rakyat melawan ketidakadilan, ketidakbenaran dan otoriterisme pemerintah Orde Baru.
Setelah Megawati Soekarnoputri bergabung dan didaulat menjadi ketua umum, suara dan kursi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) naik terus. Bahkan PDI semakin kritis terhadap ketidakadilan, ketidakbenaran yang dilakukan rezim Orde Baru, dan berusaha menolak calon tunggal presiden, dll.
Hal itu mendorong pemerintah berusaha membungkam dan menggulingkan Megawati dari Ketua Umum PDI, dengan mendukung danĀ memfasilitasi Kongres Luar Biasa (KLB) PDI yang memilih Soerjadi sebagai Ketua Umum PDI.
Ternyata basis massa PDI tetap solid mendukung Megawati sebagai Ketua Umum PDI dan menjadikannya sebagai simbol perlawanan terhadap kesewenang-wenangan rezim Orde Baru. Sehingga Pemerintah mendorong perebutan Kantor DPP PDI pimpinan Megawati, walaupun masih dalam proses gugatan hukum terkait keabsahan KLB PDI di Medan.
Pemerintah menggerakkan aparat mengambilalih paksa Kantor DPP PDI Pimpinan Megawati, sehingga mendorong menyatukan massa pendukung Megawati dan ribuan kaum intelektual muda pejuang Demokrasi, melakukan berbagai aksi solidaritas menyelamatkan demokrasi dan melawan rezim Orde Baru yang berusaha menggulingkan Megawati.
Peristiwa berdarah perebutan Kantor DPP PDI tersebut, menyebabkan kerusuhan selama dua hari di sekitar Jakarta. Bahkan mendorong kaum muda intelektual di berbagai daerah menyadarkan rakyat dan berani melawan pemerintah Orde Baru.
Puncaknya krisis moneter 98, mendorong para pendukung Megawati dan massa prodemokrasi yang gandrung keadilan dan kebenaran bersatu menggerakkan rakyat dan mahasiswa untuk menggulingkan rezim Orde Baru di tahun 1998.
Peristiwa 27 Juli mengingatkan agar pemerintah senantiasa lebih berpihak pada kepentingan rakyat, bersikap adil dan benar, serta tidak sewenang-wenang. ***
Vayireh Sitohang
Wakil Ketua Bid. Kehormatan, Ideologi dan Kaderisasi
DPC PDI Perjuangan Kota Bogor
