“O Tano Batak” Meriahkan Memasuki Kantor Baru Punguan Raja Panjaitan

dengan penuh keakraban, Bupati Samosir dan Bupati Sleman bertukar cindera mata.

formatnews.id – Lantunan lagu “O Tano Batak”, lagu ” Tapanuli Dainang”,  Salam Provinsi Tapanuli, dan Lagu Mars Panjaitan, memeriahkan peresmian memasuki kantor sekeretariat Punguan Raja Panjaitan dan Boru Sumatera Utara (PRPDBSU) yang baru, di Jalan Rakyat No 242/3A, Perumahan Permata Sapphire, Medan Perjuangan,  Medan, Sabtu, 19 November 2022

Pengurus Punguan Raja Panjaitan yang memasuki sekeretariat yang baru diketuai  Ir Monang Panjaitan MT, Sekretaris Jenderal Ir Jonni Panjaitan dan  Bendahara Umum Ir Charles Lumban Gaol.

Bacaan Lainnya

Acara memasuki kantor tersebut diawali dengan ibadah dengan pengkhotbah Pdt Jones Panjaitan STh, Liturgis St Raja Hasoge Panjaitan, doa syafaat dibawakan St Ir Pandapotan Panjaitan, kemudian sambutan mewakili penasehat Kompol (Purn) Dolok Panjaitan, mewakili Pengurus Kabupaten dan Kota Herman Panjaitan dan mewakili Namardongan Tubu Haji Sangkot Panjaitan.

Makan bersama dengan doa makan dipimpin St Gerellus Panjaitan dilanjutkan acara hiburan dihibur Artis Hosana Trio.

Pdt Jones Panjaitan STh dalam kotbahnya menekankan bahwa Pomparan Raja Panjaitan dan Boru se – Sumut harus menjadi Garam dan Terang, mampu melaksanakan yang terbaik bagi semua orang. Jika ada kelemahan-kelemahan diantara sesama kita, lakukan saling memaafkan dan saling mengisi yang terbaik bagi sesama Marga Panjaitan dan kepada orang lain, melakukan itu berarti kita mempermuliakan nama Tuhan Sang Pencipta kita.

Jadilah pelayan yang baik bagi semua ciptaan Tuhan ” imbuhnya.

Pdt Jones Panjaitan STh mengangkat khotbahnya dari Roma 11 : 36, Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia : bagi Dialah Kemuliaan sampai selama-lamanya.

Dia menekankan bahwa segala sesuatunya yang ada bagi Pomparan Raja Panjaitan dan Boru se – Sumut adalah dari Tuhan dan akan kita persembahkan segala sesuatu yang ada itu untuk memuliakan Tuhan.

Ketua Ir Monang Panjaitan MT mengkilasbalik dan memaparkan saat pesta peresmian Tugu Raja Panjaitan tahun 1971, ayahku naik sepeda dari kampung kami di Lagu Boti. Ayahku mungkin saat itu dengan bermodalkan semangat dan tulus hati menghadiri pesta itu. Sekarang kita datang memestakan memasuki kantor sekeretariat ini tidak ada lagi yang naik sepeda kemari. Tentu Marga Panjaitan dan borunya sudah semakin terberkati. Sekarang kantor ini saya serahkan kepada pengurus selama 5 tahun, mari kita gunakan kantor ini menjadi Rumah Bolon marga Panjaitan dan Boru se Sumatera Utara.

Saya sebagai Ketua Umum, hanya inilah yang dapat saya persembahkan kepada kita selama 5 tahun tanpa menyewa dan hal – hal lain marilah kita sesama pengurus saling bahu membahu membantu anggota kita jika ada yang sangat butuh untuk dibantu ” katanya dengan semangat.

Turut hadir para pengurus Punguan Panjaitan dan Boru dari kabupaten / kota seperti dari Kota Medan, Sergai, Binjai, Lubuk Pakam,  Deliserdang, Siantar, Simalungun, Toba, Batu Bara, Kisaran, Tanjung Balai, Taput, Humbahas, Dairi, Samosir, Sibolga dan Tapanuli Tengah. ***

Raja Hasoge Timbul Panjaitan

 

Pos terkait