formatnews.id – Narkoba musuh semua elemen masyarakat karena dapat merusak generasi muda penerus bangsa. Karena itu BNN bersama Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen dalam pemberantasan dan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Samosir dengan tujuan akhir Samosir Zero Narkoba.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar yang membawahi Kabupaten Samosir, Toba dan Humbang Hasundutan Drs Tuangkus Harianja menegaskannya ketika berkunjung ke Kantor Badan Kesbangpol Samosir di Parbaba dan disambut hangat Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan didampingi Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Untung Sehat Hutabalian, Jumat (10/3).
Tuangkus Harianja ke kantor itu untuk meninjau ruangan yang akan dijadikan Kantor Perwakilan BNN di Samosir. Dari ruangan kecil itu BNN akan melaksanakan kerja-kerja dalam penanggulangan narkoba yaitu pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan. “Kerjasama akan kita lakukan kepada semua elemen masyarakat yang mau bersama – sama dan mempunyai niat yang sama untuk Samosir menuju zero narkoba,” ucap Tuangkus.
Ia berharap Bupati Samosir bersama DPRD membuat Perda Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam wilayah Kabupaten Samosir. ”P4GN, sebagai regulasi Pemkab melakukan percepatan dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba”, ujar Tuangkus
Tuangkas menjelaskan, sudah adanya program 1.000 orang korban narkoba yang akan direhabilitasi dengan anggaran yang sudah ditampung dalam APBD Provinsi Sumut. Sedang untuk operasionalnya sendiri, dana -dana desa bisa digunakan maupun dana operasional sekolah.
Kepala BNN Siantar ini juga mengharapkan dan mengajak warga untuk sama-sama merazia lokasi-lokasi yang diduga ada peredaran narkobanya. ***
Efendy Naibaho
