Dalam acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Abyadi Siregar For Wagubsu, di Cafe Kembang, Jalan Mandala By Pass, Medan, Sabtu (13/5), yang dikemas dengan snack-kerakyatan: jagung rebus, ubi rebus dan pisang rebus, dukungan yang disampaikan dengan pembubuhan tanda tangan di spanduk, dimaknai sebagai simbol pemimpin bersih yang mampu dan mau menolak dan melawan money politic.
Acara yang dikemas seperti air mengalir itu dimulai dengan sambutan berurutan mulai dari ketua panitia Hasan Basri, inisiator Abyadi for Wagubsu Efendy Naibaho dilanjutkan dengan sambutan dukungan dari Tokoh Pendidikan Sumut Masty Pencawan, Tokoh Batak, Ketua Umum DPP Persatuan Batak Islam Dr H Raidir Galingging, Tokoh Masyarakat Herry J Damanik, mewakili Keberagaman Husin Ong, Ketua Garda Bela Negara Nasional Tri Yanto Sitepu SH, Tokoh Aceh Sumut, Pimpinan Ponpes Fahmussalam, Tengku Aji Amri, Tokoh Pejuang Tanah dari Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas), Riwayat Pakpahan, Tokoh Masyarakat Melayu Dr H Nahar Abdul Ghani dan Ketua Komunitas Facebookker Sumut Sabar Sihite, dan juga dihadiri teman-teman Abyadi dari alumni SMA Muhammadiyah Medan.
Abyadi Siregar, Kepala Ombudsman Sumut itu dinilai menjadi sosok yang pantas dan layak memimpin Sumut ke depan. Abyadi dianggap sebagai orang yang jujur, memiliki kecerdasan dan memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap kepentingan masyarakat kecil yang marginal.
Kinerjanya selama 10 tahun memimpin Ombudsman Sumut memberikan dampak yang begitu besar dalam mendorong peningkatan layanan publik di Sumut. Sehingga diyakini, Abyadi akan mampu membawa perubahan Sumut ke arah yang lebih baik.
Inisiator Abyadi For Wagubsu, Efendy Naibaho mengatakan, setiap priode Gubernur selalu ada perubahan slogan ataupun visi dan misinya. Tapi apakah setiap pergantian itu dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Menurut Efendy, ada harapan besar perubahan terjadi ketika orang yang punya potensi dan kapasitas menjadi pemimpin. Masa ganti gubernur ganti slogan, ujarnya mengurai dari masa EWP Tambunan gubernur dilanjut Kaharuddin Nasution, Raja Inal Siregar, Rizal Nurdin, Rudoif Pardede, Syamsul Arifin, Gatot Pujonugroho, T Erry dan Eddy Rahmayadi.
Efendy menilai, Abyadi mempunyai nilai dan track record yang baik selama memmpin lembaga Ombudsman. Ia juga mengatakan, Abyadi menjadi sosok simbol perlawanan terhadap money politik yang semakin terstruktur, sistematis dan masif.
Ketua Garda Bela Negara Nasional, Tri Yanto Sitepu menyatakan sikap mendukung Abyadi Siregar menjadi Wagubsu di Pilgub 2024 mendatang. Abyadi, kata Tri, hadir dari aspirasi rakyat. “Sepak terjangnya memang sudah tidak diragukan lagi, dia (Abyadi) sudah berbuat banyak untuk masyarakat Sumut,” kata Tri.
“Semoga figur saya memenuhi kriteria yang diharapkan masyarakat, calon gubernur itu sendiri, dan kriteria partai pendukung. Saya melihat wajah demokrasi kita saat ini masih dililit money politik, kecurangan, itulah yang menjadi tantangan terbesar, perlu kesolidan dan jangan dilayani untuk mengatasinya,” kata Abyadi.
“Saya akan terus berkomitmen agar pelayanan publik diperbaiki, karenanya saya akan mengurus pelayanan publik dalam berbagai sektor. Bagi saya, wajah konkret pemerintahan terhadap masyarakatnya baik atau buruk tergantung pada pelayanan publiknya,” pungkasnya.
