formatnews.id – Belum diketahui pasti penyebabnya, apakah karena air Danau Toba naik atau ada penyebab lain, beberapa gabus penahan jalan setapak di sepanjang Terusan Tano Ponggol di Pangururan, Samosir, menyembul ke luar. Jalan yang semula bagus di sana di beberapa titik juga sudah tergenang air dan pavling bloknya sudah ada yang terkelupas.
Dalam amatan formatnews.id, Selasa (13/05/2025), gabus penahan jalan setapaknya yang terdiri dari paving block, sudah terlepas. Beberapa gabus yang berukuran besar terombang-ambing dan jalanan di sana pun sudah dipenuhi rerumputan dan sampah enceng gondok.
![]()
Mandi dan cuci di Terusan Tano Ponggol
Pemandangan di sana terlihat semakin tidak menarik terlebih di sisi dekat Situs Si Boru Naitang, sudah dijadikan tempat pemandian dan cuci pakaian. Tulisan Tano Ponggol-nya pun sudah lenyap.
Beberapa potongan gabus itu sendiri disaksikan formatnews.id sudah dijadikan mainan untuk sampan di perairan Danau Toba, persisnya di kawasan tempat mangkal kapal kayu yang menyediakan jasa Pangururan – Sibea-bea.
Camat Pangururan Robintang Naibaho yang dihubungi formatnews.id mengisyaratkan segera mengkoordinasikannya dengan pihak terkait dan akan meninjau langsung. Pelaksana Kepala Dinas PUPR Samosir Rudimanto Limbong belum berhasil dihubungi.
![]()
Bersih-bersih enceng gondok di Aek Marjullak-jullak
Sementara Kadis Lingkungan Hidup Samosir, Edison Pasaribu, melakukan bersih-bersih enceng gondok di seputaran Aek Marjullak-jullak itu yang disebut Pemkab Samosir dengan nama WaterfrontCity.***
Efendy Naibaho
