Lagi Dirancang, Bundaran Jokowi di Kawasan Tano Ponggol

formatnews.id – Beberapa elemen rakyat melalui Grup WhatsApp berjudul Bundaran Jokowi, lagi merancang membangun Bundaran Jokowi yang sederhana dengan plat beton dan namanya  masih didiskusikan dengan banyak pihak. Dirancang, bundarannya di seputaran Kawasan Tano Ponggol, Kelurahan Siogung-ogung, Pangururan, Samosir.

Rencana membuat Bundaran Jokowi ini digagas  karena catatan prestasi Presiden Jokowi selama 10 tahun sangat banyak sekali di Tanah Batak, di Tapanuli, khususnya di Samosir. Kepedulian atau peran Joko Widodo ke Kabupaten Samosir semasa menjadi Presiden Republik Indonesia, periode pertama 2014 – 2019 dan periode kedua 2019 – 2024, di antaranya peningkatan/pelebaran Jalan Ring Road Samosir. +/- 145 Km, peningkatan/pelebaran Jalan Pangururan Tele +/- 15 Km, pembangunan dermaga feri di Dermaga Feri Ambarita, Dermaga Feri Nainggolan, Dermaga Feri Simanindo dan Dermaga Feri Onan Runggu.

Bacaan Lainnya


Kemudian pengadaaan kapal feri  yakni Feri Pora-pora dan Ihan Batak di Penyeberangan Ambarita – Ajibata, Feri Kaldera Penyeberangan Onan Runggu-Balige dan 2 unit kapal ferry penyeberangan Simanindo – Tigaras.

Selain sarana di danau, juga ada penataan Objek Wisata dan Pembangunan Rumah Adat Batak di Kampung Ulos Huta Raja Lumban Suhi-suhi Toruan, Pangururan, revitalisasi Kampung Ulos Hutaraja Samosir, revitalisasi Batu Persidangan Siallagan, Samosir.

Yang spektakuler adalah pelebaran Terusan Tano Ponggol untuk bisa dilalui kapal besar sepanjang +/- 1 Km dan pembangunan Jembatan Tano Ponggol. +/- 700 m yang saat ini menjadi viral sebagai objek wisata yang sangat ramai dikunjungi wisatawan nusantara.

Kemudian, pembangunan dan penataan pantai seperti Water Front City, Pangururan. +/- 1.5 Km, yang lebih enak disebut dengan Aek Marjullak-jullak, penataan/pembangunan Menara Pandang Tele, pengadaan traktor dan pemberian bibit-bibit gratis, bedah rumah dan lain sebagainya seperti pembangunan Peningkatan Jalan Simpang Gonting – Kecamatan Sitio – tio, pembangunan Peningkatan Jalan Sianjurmula – mula ke batas Dairi Silalahi dan
Pembangunan Gedung Samosir Hub di Pangururan dan Taman Sitolu Hae Horbo.

Yang prestisius adalah menetapkan Danau Toba bersama Bali dan Mandalika sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN).

Panitia yang diketuai Yannes Tambunan bersama tim kecil bernama Panitia Persiapan Pembangunan Bundaran Jokowi adalah Helmut Todo Tua Simamora, SSi, MSi, NR Sitohang dengan penasehat Efendy Naibaho, Ganda Sirait, Drs Effendi Manullang, Boris Situmorang dan Martinus Tambunan, SH.

Bundaran ini dirancang dengan biaya yang tidak besar, cukup. .+/_10 jt, diatas bahu jalan di atas Kampung Naibaho dengan lebar plat stiker 8 m dan tinggi 3 m dan tinggi kaki 80 cm.

Bila kita lintas dari Pangururan ke Medan melalui Jembatan Tano Ponggol dan jalan dari arah Medan ke Pangururan, plat stikernya  dapat jelas terbaca. Yang pasti, semuanya bisa berjalan jika disetujui Joko Widodo. Rencananya tim kecilnya merancang kunjungan ke Solo, kediaman Jokowi setelah sebelumnya audiens dengan Bupati Samosir Vandiko Gultom, Gubsu Bobby Nasution dan tokoh-tokoh di Jakarta. ***

Samuel Parningotan

Pos terkait