Diskusi Menteri Maruarar Sirait dengan Eforus HKBP

Maruarar Sirait bersama Eforus HKBP

formatnews.id – Banyak hal telah kami diskusikan bersama Bapak Maruarar Sirait, seorang menteri yang dikenal sebagai pekerja keras dan berintegritas tinggi. Usaha beliau akan membangun jutaan rumah subsidi sebagian telah nyata dirasakan masyarakat, dan masih akan terus berlanjut dengan semangat yang lebih dahsyat. Beliau sangat peduli akan peningkatan SDM generasi muda HKBP dan berkenan membantu program yang berkaitan dengan itu ke depan.

Eforus HKBP Pdt Victor Tinambunan dalam akun facebook-nya pekan ini menyatakan dengan ketulusan dan keberanian moral, beliau juga telah menyatakan secara terbuka dukungannya terhadap penutupan TPL dan KJA milik pengusaha asal Swiss di Tao Toba — demi kelestarian alam dan keadilan bagi masyarakat sekitar Danau Toba.
Pak Menteri bertanya kepada saya, bagaimana pandangan dan usaha tentang masa depan saudara-saudara kita yang bekerja di TPL pasca penutupan. Menurut saya (berharap diterima semua pihak), yang pertama adalah saya dan teman-teman di Sekber, peduli sepenuhnya kepada Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara yang bekerja di sana. Walau jumlah mereka tidak banyak dibandingkan jutaan penduduk di sekitar Danau Toba, nasib mereka tetap berharga dan perlu diperhatikan dengan kasih dan tanggung jawab.
Yang kedua, kami mendorong agar perusahaan memindahkan sebagian pekerja ke unit usaha lain yang dimilikinya di wilayah berbeda, sehingga mereka tetap memiliki penghidupan yang layak. Ketiga, kami berharap perusahaan yang telah menikmati keuntungan triliunan rupiah menunjukkan tanggung jawab sosial yang sejati, dengan memberikan pesangon yang layak dan bahkan modal usaha bagi para pekerja.
Keempat, bagi keluarga yang benar-benar menggantungkan hidupnya dari TPL, kiranya Pemerintah memberi lahan dua hektar per keluarga untuk dikelola sebagai sumber penghidupan baru yang bermartabat. Jumlahnya, 10.000 KK × 2 ha =20.000 ha.
Kelima, Sekber yang baru dibentuk berperan aktif menghubungkan para pekerja lainnya dengan pengusaha dan mitra yang membutuhkan tenaga kerja, agar mereka dapat terus berkarya dan menatap masa depan dengan harapan. Keenam, dengan pulihnya Danau Toba dan seluruh wilayah kawasannya lestari, bebas bencana, turis akan semakin banyak yang berkunjung, dan lapangan kerja tersedia.
Ketujuh, usaha baik lain yang dapat dipercakapkan supaya Bapak,Ibu dan Saudara yang berhenti dari TPL nantinya dapat hidup sejahtera. Harapan kita Pemerintah dapat memberi solusi terbaik.
Pak Menteri juga bertanya siapa Ketua Umum Sekber, kata Eforus,  saya beritahu Pastor Walden Sitanggang Sitanggang. ***
Efendy Naibaho

Pos terkait