formatnews.id – Kegembiraan yang istimewa kami rasakan saat bertemu dengan Yang Terhormat Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. Beliau lahir dan dibesarkan dalam keluarga sederhana, bukan dari lingkungan “orang kota”. Kisah hidup beliau menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di kampung agar tidak berputus asa, tetap belajar, berpengharapan dan berjuang dengan tekun. Jalan Tuhan sungguh tak terselami—tiada yang mustahil bagi Allah.
Eforus HKBP Pdt Victor Tinambunan menyebutkan dalam akun facebook-nya, kami juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto, yang menunjukkan perhatian serius terhadap penegakan HAM dan pelestarian alam. Penunjukan Natalius Pigai sebagai Menteri HAM menunjukkan kebijaksanaan: menempatkan sosok yang tepat pada posisi yang tepat.
Sebagai mantan Komisioner Komnas HAM, beliau memahami penderitaan rakyat dan memiliki empati yang lahir dari pengalaman nyata di lapangan, ujar Victor.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pigai menegaskan dengan penuh keyakinan bahwa dirinya bersih dari korupsi. Ketika saya bertanya dengan canda, “Jadi, Bapak tidak akan terkena OTT suatu saat?” beliau menjawab tegas, “Pasti tidak.” Jawaban yang lugas namun penuh makna itu menggambarkan integritas dan komitmen beliau pada pemerintahan yang bersih.
Selain itu, beliau juga menyampaikan akan membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM yang berkaitan dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Pertemuan bersejarah dan sangat bernas ini turut dihadiri empat Praeses HKBP: Pdt. Oloan Nainggolan, Pdt Henri Napitupulu, Pdt. Ridoi Batubara, Pdt. Sumihar Sinaga, serta Ketua Badan Penasihat Hukum HKBP, Dr. David Lumbantobing. ***
Efendy Naibaho
