Ucapan Terimakasih Aksi Damai 10 November 2025 di Kantor Gubernur

Demo aksi damai Tutup TPL di Kantor Gubernur Sumut l Foto2 : Dimpos Manalu

formatnews.id – Sekeretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara melalui Ketua
Pastor Walden Sitanggang OFMCap dan Sekeretaris Pdt Dr JP Robinsar Siregar, MTh, dalam suratnya bernomor : 013/SEKBER-A.UT/XI/2025 mengucapkan terimakasih kepada masyarakat pendukung TUTUP TPL.

Dimulai dengan kalimat Pax et Bonum, dengan rendah hati dan penuh syukur, melalui surat ini kami sampaikan ucapan terimakasih kepada pimpinan Gereja, pimpinan lembaga Gereja, kaum ulama, pimpinan ordo/tarekat, pimpinan lembaga masyarakat, universitas, organisasi mahasiswa dan seluruh masyarakat dari berbagai elemen dan lapisan atas dukungan terhadap Aksi Damai 10 November 2025 di Kantor Gubernur Sumatera Utara yang bertujuan untuk mendampingi masyarakat Tapanuli Raya menyampaikan kerusakan alam dan kriminalisasi
yang dilakukan PT TPL

Bacaan Lainnya

Dalam aksi damai tersebut, kita mendesak Gubernur Sumatera Utara menunjukkan sikap peduli terhadap kerusakan alam dan kriminalisasi terhadap masyarakat yang dilakukan TPL Kita semua menyuarakan TUTUP TPL. Kami sungguh merasakan doa dan dukungan dengan kehadiran dari berbagai pihak, yakni: umat dari berbagai denominasi
Gereja, para pastor, suster, frater, para pendeta, ulama, pimpinan lembaga masyarakat, organisasi mahasiswa dari berbagai universitas.

Patut kami sebutkan dukungan penuh dari Universitas HKBP Nommensen. Juga kami apresiasi seluruh masyarakat yang menyuarakan TUTUP TPL yang datang dari berbagai daerah, khususnya yang paling jauh dari Tapanuli Selatan. Aksi damai tersebut terlaksana dengan lancar dan tertib. Panitia telah berusaha merancang dan membuat yang terbaik agar pelaksanaan aksi damai tersebut berjalan dengan baik.

Kurang lebih 10.000 orang peserta aksi damai tersebut mengikuti kegiatan dengan tertib. Makan siang disediakan oleh panitia. Transportasi diurus setiap rombongan peserta. Dana untuk pelaksanaan aksi damai ini bersumber dari
kontribusi umat dari berbagai denominasi Gereja, kontribusi Lembaga Gereja, kontribusi organisasi masyarakat dan kontribusi dari berbagai lapisan masyarakat yang ikut serta menyuarakan TUTUP TPL.

Selain kontribusi dana, ada pula kontribusi berupa peralatan pendukung. Kami tidak membuka donasi secara sembarangan. Sebab, kami sangat hati-hati dan teliti agar jangan sampai masuk dana dari oknum-oknum yang tidak kita inginkan, khususnya dari perusahaan yang merusak lingkungan, seperti PT. TPL.

Bendahara akan menyampaikan laporan keuangan dan SEKERETARIAT BERSAMA GERAKAN OIKUMENIS UNTUK KEADILAN EKOLOGIS DI SUMATERA UTARA akan menyampaikan sertifikat kepada semua denominasi gereja, lembaga gereja, lembaga masyarakat dan organisasi masyarakat sebagai apresiasi atas kehadiran dan kontribusi untuk aksi damai tersebut.

Perlu kami sampaikan bahwa aksi damai TUTUP TPL makin viral dan menjadi sorotan publik. Wakil Gubernur Sumatera Utara menyampaikan bahwa Gubernur Sumatera Utara sedang berada di Jakarta pada saat aksi damai tersebut dilaksanakan.

Setelah tiga kali diskusi secara alot, Pejabat Sekretaris Daerah Sumatera Utara membacakan tanggapan berisi 2 (dua) hal:
1. Gubernur Sumatera Utara akan mengunjungi masyarakat korban TPL di Sihaporas.
2. Mengagendakan pertemuan SEKRETARIAT BERSAMA GERAKAN OIKUMENIS UNTUK KEADILAN
EKOLOGIS dengan Gubernur Sumatera Utara.

Demikianlah kami sampaikan surat dan ucapan terimakasih ini, semoga kita tetap berusaha untuk mewujudkan solidaritas dan kebersamaan kita dalam berjuang untuk mengusahakan agar izin operasional PT TPL dicabut permanen.

Semoga Tuhan senantiasa menyertai perjuangan kita untuk merancang dan mewujudkan perjuangan kita selanjutnya sesuai dengan kehendak Allah.

Tuhan memberkati kita!

Hormat kami,
Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara
Ketua Pastor. Walden. Sitanggang OFMCap,  Sekeretaris Pdt Dr JP Robinsar Siregar, M.Th. ***

Efendy Naibaho

 

 

Pos terkait