Oleh Efendy Naibaho
SAE Nababan sudah berpulang, menghadap Sang Khalik Langit dan Bumi, Sabtu (8/5-2021) di Jakarta. Berpulang di usianya yang 88 tahun. Berita duka itu dengan cepat menyebar di media sosial, diposting banyak orang yang isinya singkat saja: Telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga, Pendeta Dr SAE Nababan, Sabtu (8 Mei 2021) pukul 16.18 WIB di RS Medistra, Jakarta.
SAE Nababan, seorang doktor, pendeta handal, pemikir dan pemberani, adalah Mantan Eforus HKBP, Mantan Ketua Umum PGI, Sekum PGI dan Mantan Presiden Gereja Dunia.
Baik Pendeta Saut Sirait di STT HKBP Siantar, Pdt Patut Sipahutar MTh, pendeta GKPI di Medan maupun Sahat Sinurat, Sekum DPP GAMKI, menuliskan dalam status facebook dan whatsApp-nya, informasi terkait rumah duka akan disampaikan kemudian. Pdt SAE Nababan, di masa menjabat sebagai Eforus HKBP, terlibat konflik luar biasa dengan penguasa Orde Baru ketika itu dan menimbulkan kegaduhan yang juga luar biasa.
Banyak kenangan dan jasa-jasanya kepada Gereja. Selamat jalan Pak SAE Nababan, yang di masa menjelang hayatnya, sudah menerbitkan sebuah buku Selagi Hari Masih Siang. Di antara berbagai komentar yang diviralkan di berbagai media sosial, antara lain menyebutkan bahwa SAE seorang tokoh yang pemikirannya mampu mendobrak “kebiasaan yang dianggap benar, padahal salah”.
Disiplinnya sangat tinggi dan ketegasannya yang tidak kenal kompromi tanpa pandang bulu sering membuat banyak orang tidak nyaman dalam zonanya masing-masing. Sehingga banyak menganggap tokoh ini sebagai tokoh kontroversial, demikian Sahat Sinurat dalam sebuah postingannya.
Bagi aktifis di Medan, Pak SAE Nababan juga dikenal sebagai tokoh yang mendapat dukungan besar dalam barisan yang bernama SSA, Setia Sampai Akhir. Salah satu tokohnya adalah Jumongkas Hutagaol, bos Medan Bus.
Selain komentar, foto kenangan bersama SAE Nababan juga viral seperti Edward Simanjuntak di Jakarta, memosting fotonya ketika mengunjungi Ompui Amang Pendeta SAE Nababan di rumahnya Jalan Rasamala Jaksel, Januari 2020 meminta kesedian beliau sebagai key note speaker dalam Acara mengenang 100 tahun DR TB Simatupang
***
