Oleh Saut Marasi Manihuruk*
KITA mengucap syukur kepada Tuhan atas 18 tahun sudah Samosir berdiri. Dialah pemilik semesta alam dan segala sesuatu di bawah kendali-Nya. Dia telah bekerja melalui para pemerakarsa Kabupaten Samosir dan instrumen pemerintahan lainnya secara horizontal dan vertikal. Dia telah bekerja melalui mereka hingga apa yang kita hidupi saat ini. Kiranya berkat Tuhan tetap menyertai keluarga besar para pemerakarsanya.
Dari Bapak Wilmar Simanjorang, Mangindar Simbolon/Ober Sagala/Mangadap Sinaga; Rapidin Simbolon/Juang Sinaga; dan kini giliran Vandiko Timotius Gultom/Martua Sitanggang, mereka telah sedang berbuat untuk pembaikan Samosir pada zamannya hingga saat ini karenanya masyarakat Samosir akan tetap mengenang mereka dalam ingatan yang baik pada generasi sebelumnya dan yang akan datang.
Dinamika akan tetap berlanjut sesuai zaman dengan tuntutannya. Namun semua itu tetap bermuara pada kesejahteraan rakyat Samosir dengan segala dinamikanya dan satu kesatuan yang terus menerus diperbaiki. Tentu, ini membutuhkan orkestrasi yang baik melalui birokrasi yang cakap dan berdedikasi penuh didukung oleh semua pemangku kepentingan yang bermuara pada pelayanan publik yang lebih baik pada hari-hari mendatang.
Samosir secara terus menerus menata dan mengelola sumber daya alam, manusia, dan kekayaan budaya. Saat ini, visi Samosir: “Terwujudnya masyarakat Samosir yang sejahtera dan bermartabat secara ekonomi, kesehatan, pendidikan” dengan misi (1) mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif dan bersih; (2) membangun kemandirian ekonomi berbasis pertanian dan pariwisata berkelanjutan didukung infrastruktur dasar yang berkualitas; dan (3) meningkatkan sumber daya manusia yang berkepribadian dan berbudaya.
Samosir berfokus pada visi dan misi di atas. Tentu, pada perjalanannya, Samosir membutuhkan peran semua pihak untuk mewujudkannya. Dengan Satahi Saoloan mari kita bangun Samosir yang lebih baik pada generasi kita dan persiapan pada generasi mendatang.
Selamat Hari Jadi Samosir ke-18, kiranya Tuhan tetap memberkati Samosir dengan sumber daya alamnya, sumber daya manusianya, sumber daya sosial dan budayanya; dan sumber-sumber daya lainnya.
Dengan pertolongan Tuhan, mari kita berkontribusi membangun Samosir dalam Satahi Saoloan dengan segala kekayaan perbedaan untuk menjadikan Samosir yang lebih baik pada masa mendatang untuk generasi yang sedang kita bangun saat ini.
Terima kasih, Tuhan memberkati kita semua. ***
*Sekretaris BKPSDM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia- Samosir
