Selamat Jalan Kawan MP …..

Mukhtar Pakpahan

fnews – Memang sudah agak lama terdengar, Prof DR Mukhtar Pakpahan SH, MH menderita penyakit yang dideritanya. Namun semangat hidupnya tetap kuat dan kuat sekali dan sudah melakukan perobatan ke berbagai rumah sakit. Namun, sekali lagi namun, Tuhan Yang Empunya sudah memanggilnya, Selamat Jalan Kawan MP …..

Ratusan ucapan berduka dan selamat jalan pun, krans bunga, tulisan rip – rest in peace, menghiasi halaman whatsApp, facebook dan medsos lainnya, sesaat setelah MP menghadap Yang Maha Kuasa, Minggu (21/3) di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Mukhtar Pakpahan, seperti ditulis Efendy Naibaho di akun facebooknya, adalah salah seorang pelaku reformasi, tokoh buruh dan tokoh pergerakan. MP, panggilan akrabnya,  telah mendahului kita. MP adalah Pahlawan Reformasi bersama Sri Bintang Pamungkas. Ayo kita nobatkan mereka berdua: MP dan SBP sebagai pahlawan reformasi. Selamat jalan kawan MP…. Rest in Peace….

Jhonny Simorangkir menuliskan turut berdukacitanya atas meninggalnya Muchtar Pakpahan malam ini,  kiranya Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Arsula Gultom dari Medan menuliskan; Kami dari keluarga Arsula Gultom/ Eriani Waruwu mengucapakan turut belasungkawa atas berpulangnya kepada Bapa di Surga terhadap Tokoh Buruh, Soko Guru dan ayah bagi kami Prof. DR. Muchtar Pakpahan, SH, MH Semoga Tuhan Menempatkan Beliau di sisi Nya Selamat Jalan Ketua Umum (K) SBSI. Amin

Syamsul Hilal, juga seorang tokoh pergerakan menuliskan  l R I P MUCHTAR PAKPAHAN TOKOH BURUH SAHABAT RAKYAT DALAM SUKA DAN DUKA.

Edward Simanjuntak menuliskan di grup whatsApp forum senior GAMKI, saya pertama sekali mengenal Bang Muchtar Pakpahan pada tahun 1977 di PKM GMKI Jalan Iskandar Muda Medan karena disuru abanganda Tarubar RH Simanjuntak yang saat itu sedang keluar kota menemuinya untuk mengantarkan ribuan kaos untuk dibagikan pada saat kampanye Pemilu 1977 di Medan.

MP memang pernah tinggal di markas GMKI itu, sembari meneruskan kuliahnya di Fak Hukum USU Medan. Sebagai mentor untuk mahasiswa – mahasiswa GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), MP sangat aktif mengedukasi bersama Yasonna H Laoly, Abadi Hutagalung, Milton Hasibuan, Almaden Lubis, Tulus Siambaton dan lainnya. Pernah juga MP didaulat sebagau Ketua DPC GAMKI Medan bersama Allerman Purba dll.

Usai dari Medan, MP pernah berkantor di Jalan Pramuka Jakarta Timur, Jakarta, membuka kantor FAS, Forum Adil Sejahtera, tempat nongkrong dan pembinaan terhadap mahasiswa asal Medan. Ada Tumpal Sihite, Aldentua Siringo-ringo dan lainnya.

Ketika memimpin Gerakan Buruh di Medan, MP bergerilya terus termasuk dari kampus ke kampus…. selamat jalan kawan MP.

Edward Pakpahan di akunnya menulis panjang lebar berjudul :  Selamat Jalan Pahlawan Buruh
Tidak ada satu orang pun yang tak kenal sosok Prof. Dr. Muchtar Pakpahan, S.H., M.A. Beliau lahir di desa kecil Bah Jambi II, Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, tepatnya 21 Desember 1953, umur 67 tahun.
Beliau Tokoh Buruh Indonesia yang mendunia, yang melegenda sebagai Tokoh Hak Asasi Manusia. Gebrakannya mendirikan Serikat Buruh Independen bebas campur tangan kepentingan (politik) rezim militer, seperti sekarang di Myanmar.
Dia orang pertama di Indonesia membebaskan hak universal buruh berserikat. Perjuangannya dengan SBSI buruh menerima kenaikan gaji dalam UMR. Di zaman rezim militer dengan tangan besinya, suatu kemustahilan adanya gerakan buruh menuntut kesejahteraan apalagi sampai membuahkan hasil.
Perjuangannya tidak boleh dihentikan oleh siapapun, kendati dia harus menerima dijebloskan keluar dan masuk penjara. Berbagai penjara yang dihuninya pada Januari 1994 ditahan di Semarang, Agustus 1994–Mei 1995 dipenjarakan di Medan karena kasus demonstrasi buruh pertama di Indonesia, Juli 1996–1997 dipenjarakan di LP Cipinang.
Bahkan atas disertasinya berjudul Potret Negara Indonesia yang isinya diperlukan reformasi sebagai alternatif revolusi. Kebebasan berfikir sebagai intelektual kampus pun Dia diancam pidana mati karena dianggap melakukan subversif.
Muchtar Pakpahan adalah bapaktuaku, adalah advokat di Muchtar Pakpahan Associates, dan mengajar di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Guru Besar Untag. Pergerakannya menghasilkan utusan golongan dari SBSI dengan mengutus Sunarti aktivis SBSI di Senayan sebagai anggota MPR.
Tidak tanggung-tanggung perjuangannya yang mendunia menghantarkannya ke kancah pergerakan buruh dunia menjabat anggota Governing Body ILO mewakili Asia dan Vice President World Confederation of Labor (ILO).
Penghargaan dunia dianugerahkan kepada Muchtar Pakpahan yaitu : George Meany Award dari AFL CIO USA (1997), Rule of Law Award dari ABA USA (1997), Peace of Justice Award dari Rainbow Push Coalitio byn (1997), Honoris Causa dari Dickenson College (1997), Quizenpenning from Netherlands (Mach 1998), Labor Right Defender Award from CLC Canada (June 1998), Labor Right. Defender, from the Presiden of france and Secretary, General of UNO when celebrating 50 year human right declaration, 10 December 1998 in Paris, Time Magazine’s Asia’s 100 most influential people of 1996.
Sampai menutup akhir usia beliau, tulis Edward, juga aktifis buruh, MP  tetap sebagai aktivis buruh sebagai Ketua Umum KSBSI dan tidak pernah duduk dalam jabatan di Pemerintahan, Dia adalah Muchtar Pakpahan pejuang Buruh Sejati, Pejuang Hak Azasi Manusia Sejati. Selamat Jalan Amangtua, Selamat Jalan Guruku, Selamat Jalan Panutanku tulis Edward Pakpahan, SH,MH, aktivis Buruh Sumut.
Dari berbagai media, berikut ini dikutip beberapa beritanya:

Tokoh Buruh Muchtar Pakpahan Meninggal Dunia

Senin, 22 Maret 2021 | 00:08 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com – Tokoh buruh Muchtar Pakpahan, Minggu (21/3/2021), meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar kepada Beritasatu.com, Senin (22/3/2021).

“Benar, meninggal di RS Siloam Semanggi sekitar pukul 23.00 WIB,” katanya.

Menurutnya, Muchtar meninggal akibat penyakit kanker. Muchtar sempat menjalani perawatan di Penang, Malaysia, dan kembali ke Indonesia beberapa waktu lalu dalam kondisi sehat. Namun, belakangan penyakitnya kambuh kembali, sehingga harus kembali menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan data dari Wikipedia, Muchtar Pakpahan lahir di Bah Jambi II, Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara, 21 Desember 1953 (67 tahun). Muchtar adalah tokoh buruh yang mendirikan serikat buruh independen pertama di Indonesia.

Muchtar adalah pemimpin Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI, 1992-2003), lalu menjadi ketua umum DPP Partai Buruh (2003-2010), dan sejak 2012 hingga akhir hayatnya kembali memimpin SBSI.

efendy naibaho

Pos terkait